Lantas bagaimana tip menghindari perangkap tersembunyi dalam mengambil keputusan? John S. Hammond, (konsultan bidang pengambilan keputusan dari Sekolah Bisnis Harvard), Ralph L. Keeney (guru besar Sekolah Enjiniring dan Sekolah Bisnis Marshall, Universitas Southern California), dan Howard Raiffa (guru besar Sekolah Bisnis Harvard) dalam bukunya Smart Choices: A Practical Guide to Making Better Decisions (Harvard Business School Press, Oktober 1998), mengungkapkan beberapa perangkap psikologis yang bisa merusak keputusan bisnis Anda.
Berikut kelima perangkap dan solusinya:
* Perangkap jangkar
Tren atau momen masa lalu sering dijadikan jangkar (anchor) dalam pengambilan keputusan. Pemasar atau penjual melihat volume penjualan masa lalu untuk memprediksi penjualan mendatang. Angka kinerja masa lalu menjadi jangkar peramal dengan menyesuaikan beberapa faktor. Dalam situasi pasar yang berubah amat cepat dan sukar diprediksi karena tak berpola, jangkar historis merupakan pijakan buruk. Bahkan, bisa menggiring pada perkiraan yang keliru.
Beberapa cara menghindari perangkap jangkar: Selalu memandang masalah dari perspektif yang berbeda. Cobalah menggunakan alternatif dan pendekatan, jangan tetap pada jalur pemikiran yang pertama kali muncul di pikiran Anda; Cari informasi dari bermacam orang untuk memperluas referensi dan mendorong pikiran Anda, agar tetap jernih; Pikirkan terlebih dulu masalah yang dihadapi sebelum berkonsultasi dengan yang lain, guna menghindari kerancuan ide-ide yang muncul.
* Perangkap status quo
Karena sulit memprediksi masa depan, sering Anda mempertahankan kondisi yang ada (status quo), demi menghindari resiko. Namun, langkah ini merupakan perangkap. Bayangkan, Anda berdiri di atas landasan yang berpusing cepat sekali. Bila Anda hanya diam berdiri, Anda bisa terlontar oleh momen geraknya. Agar stabil, bergeraklah dengan irama dan arah yang sama dengan putaran. Hal ini sulit, karena arah putaran tidak bisa diperkirakan, tapi Anda harus terus mencoba.
Bila Anda telanjur terperangkap pada status quo, ingatlah tip berikut untuk mengurangi pengaruhnya: Selalu ingatkan diri Anda pada tujuan perusahaan. Mungkinkah tercapai, bila Anda mempertahankan status quo?; Jangan menganggap status quo merupakan satu-satunya altrenatif. Cari pilihan lain dan gunakan sebagai penyeimbang. Evaluasi segala aspek plus-minusnya.
* Perangkap bingkai
Langkah pertama membuat keputusan adalah membatasi pertanyaan berdasarkan bingkai permasalahan. Langkah ini berbahaya. Bagaimana menghindarinya: Jangan langsung menerima susunan awal yang Anda atau orang lain rumuskan. Buat beberapa alternatif berdasarkan berbagai aspek. Pilih alternatif yang mampu memberikan benefit optimal; Hadapi masalah secara netral. Dengan bersikap netral, menggunakan banyak referensi dan pembanding, Anda bisa lebih jeli mengkaji plus-minus setiap alternatif, dan memilih yang terbaik; Simak cara seseorang atau tim merumuskan permasalahan dan mengambil keputusan yang direkomendasi ke Anda. Terapkan prinsip devil advocate dengan menguji rekomendasi ini melalui format yang berbeda.
* Perangkap perkiraan dan peramalan
Umumnya, Anda sudah piawai memperkirakan jarak, lama perjalanan, berat atau volume barang, karena terbiasa dan jelas tolok ukurnya, sehingga bisa diuji akurasinya. Dalam mengambil keputusan, Anda kerap harus memperkirakan hal-hal yang kurang jelas, kurang pasti, dan sulit diuji tolok ukur maupun akurasinya. Akibatnya, Anda amat berhati-hati mengambil keputusan, atau malah terlalu berani karena terlalu percaya diri.
Cara terbaik menghindari perangkap ini adalah melakukan pendekatan teratur dalam meramal dan menilai probabilitas. Untuk mengurangi pengaruh percaya diri berlebihan dalam memprediksi, cobalah selalu memulai dengan mempertimbangkan hal-hal ekstrem, yaitu kemungkinan jarak nilai yang terendah dan tertinggi. Hal ini membantu Anda terhindar dari kerancuan perkiraan awal. Untuk menghindari perangkap yang terlalu hati-hati, cobalah jujur menyatakan perkiraan Anda, dan jelaskan ke orang yang akan menggunakannya, bahwa hal tersebut belum disesuaikan.
* Perangkap penegasan atau bukti
Ada dua kekuatan psikologis yang bekerja dalam perangkap ini. Yaitu, kecenderungan secara tak sadar memutuskan apa yang Anda ingin lakukan, sebelum mengetahui alasannya. Lalu, kehendak hati yang lebih memengaruhi bertindak yang disukai daripada yang seharusnya.
Cara menghindari jebakan di atas: Periksa semua bukti secara teliti dan bersamaan. Hindari tendensi menerima penegasan/bukti tanpa mempertanyakannya; Cari teman yang Anda hargai sebagai mitra untuk berargumen mengenai keputusan yang akan Anda lakukan. Buat argumen penyeimbang; Jujurlah pada diri sendiri mengenai motivasi: apakah Anda mengumpulkan informasi untuk membantu menentukan pilihan yang tepat, atau sekadar mencari pembenaran untuk apa yang akan Anda lakukan.
Tampilkan postingan dengan label Filsafat Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Filsafat Hidup. Tampilkan semua postingan
Sifat Buruk Penghambat karir
Diposting oleh klulaku di 07.31 0 komentar
So, menghindari sifat buruk mutlak Anda lakukan jika Anda ingin lancar berkarir. Di bawah ini adalah daftar sifat buruk yang harus Anda hindari di kantor:
* Iri hati
Sifat ini merupakan refleksi ‘kecemburuan’ Anda terhadap kelebihan orang lain. Misalnya iri ketika rekan yang lain mendapatkan promosi jabatan sementara Anda tidak. Iri teman Anda gajinya lebih besar, dll. Tetapi sifat iri hati ini bisa menjadi positif, jika Anda jadikan cambuk untuk lebih maju dan berhasil dari orang lain. Dengan catatan, jalan yang ditempuh pun harus positif.
* Malas
Sifat malas dapat menyerang siapa saja, laki-laki, perempuan, tua muda, anak buah atau bos. Tetapi kalau sifat malas ini dibiarkan, akan menyebabkan kerugian besar pada diri sendiri. Sifat malas di tempat kerja membuat Anda lebih sering menunda-nunda pekerjaan daripada menyegerakannya. Akibatnya Anda akan kehilangan kesempatan berharga untuk berkarya dan maju. Seandainya ada waktu untuk bermalas-malasan, manfaatkan untuk mereview dan merencanakan apa yang sebaiknya Anda lakukan.
* Rakus
Sifat ‘rakus’ membuat Anda ingin memiliki semua yang Anda inginkan, baik materi maupun kedudukan/jabatan. Anda selalu ingin mengerjakan semua tugas-tugas penting di kantor. Bahkan pekerjaan yang semestinya bukan untuk Andapun akan Anda kerjakan demi ambisi Anda. Biasanya sifat ini didasari oleh ‘ego’ bahwa anda ingin menonjol sendiri di tempat kerja. Akibatnya Anda bahkan sudah tidak bisa membedakan mana pekerjaan yang harus Anda lakukan dan mana yang bukan. Kerakusan yang lain adalah dalam hal materi. Anda ingin mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dari pekerjaan, agar dapat memiliki materi yang banyak. Kalau salah langkah, bisa-bisa Anda melakukan korupsi.
* Marah
Marah yang berlebihan dapat merusak hubungan kerja yang stabil dan membuat emosi Anda kacau balau. Tentu saja kondisi ini akan menyebabkan pekerjaan Anda terganggu. Tetapi kalau memang Anda harus marah di kantor, jangan takut untuk mengeluarkan amarah. Tetapi sebisa mungkin hindari orang-orang yang dapat memancing amarah dan memperkeruh keadaan. Yang penting, tindaklanjuti amarah Anda dengan hal positif. Pendek kata kemarahan Anda jangan sampai mengganggu pekerjaan. Dan juga tetaplah bersikap profesional dengan tidak mencampuradukkan kemarahan pribadi ke dalam pekerjaan. Sehingga hubungan kerja Anda dan rekan-rekan di kantor tetap aman dan damai.
* Terlalu bangga
Bangga terhadap prestasi yang Anda raih memang sangat wajar. Lagipula Anda pasti membutuhkan ‘pengakuan’ atas prestasi dan kemampuan Anda. Tetapi jangan sampai kebanggaan Anda ini terlalu sering digembar-gemborkan. Tanpa perlu Anda umumkan, teman-teman Anda tentu sudah tahu kalau Anda memiliki ‘nilai lebih’. ‘Pengumuman’ yang berlebihan atas prestasi Anda, bukannya membuat rekan Anda kagum, sebaliknya justru akan membuat Anda tampak menyebalkan. Dengan sikap ‘low profile’, rekan-rekan Anda akan semakin menghargai Anda.
Nah, kalau Anda menyadari bahwa sifat-sifat buruk lebih banyak merugikan, sudah seharusnya Anda menanggalkannya...!
* Iri hati
Sifat ini merupakan refleksi ‘kecemburuan’ Anda terhadap kelebihan orang lain. Misalnya iri ketika rekan yang lain mendapatkan promosi jabatan sementara Anda tidak. Iri teman Anda gajinya lebih besar, dll. Tetapi sifat iri hati ini bisa menjadi positif, jika Anda jadikan cambuk untuk lebih maju dan berhasil dari orang lain. Dengan catatan, jalan yang ditempuh pun harus positif.
* Malas
Sifat malas dapat menyerang siapa saja, laki-laki, perempuan, tua muda, anak buah atau bos. Tetapi kalau sifat malas ini dibiarkan, akan menyebabkan kerugian besar pada diri sendiri. Sifat malas di tempat kerja membuat Anda lebih sering menunda-nunda pekerjaan daripada menyegerakannya. Akibatnya Anda akan kehilangan kesempatan berharga untuk berkarya dan maju. Seandainya ada waktu untuk bermalas-malasan, manfaatkan untuk mereview dan merencanakan apa yang sebaiknya Anda lakukan.
* Rakus
Sifat ‘rakus’ membuat Anda ingin memiliki semua yang Anda inginkan, baik materi maupun kedudukan/jabatan. Anda selalu ingin mengerjakan semua tugas-tugas penting di kantor. Bahkan pekerjaan yang semestinya bukan untuk Andapun akan Anda kerjakan demi ambisi Anda. Biasanya sifat ini didasari oleh ‘ego’ bahwa anda ingin menonjol sendiri di tempat kerja. Akibatnya Anda bahkan sudah tidak bisa membedakan mana pekerjaan yang harus Anda lakukan dan mana yang bukan. Kerakusan yang lain adalah dalam hal materi. Anda ingin mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dari pekerjaan, agar dapat memiliki materi yang banyak. Kalau salah langkah, bisa-bisa Anda melakukan korupsi.
* Marah
Marah yang berlebihan dapat merusak hubungan kerja yang stabil dan membuat emosi Anda kacau balau. Tentu saja kondisi ini akan menyebabkan pekerjaan Anda terganggu. Tetapi kalau memang Anda harus marah di kantor, jangan takut untuk mengeluarkan amarah. Tetapi sebisa mungkin hindari orang-orang yang dapat memancing amarah dan memperkeruh keadaan. Yang penting, tindaklanjuti amarah Anda dengan hal positif. Pendek kata kemarahan Anda jangan sampai mengganggu pekerjaan. Dan juga tetaplah bersikap profesional dengan tidak mencampuradukkan kemarahan pribadi ke dalam pekerjaan. Sehingga hubungan kerja Anda dan rekan-rekan di kantor tetap aman dan damai.
* Terlalu bangga
Bangga terhadap prestasi yang Anda raih memang sangat wajar. Lagipula Anda pasti membutuhkan ‘pengakuan’ atas prestasi dan kemampuan Anda. Tetapi jangan sampai kebanggaan Anda ini terlalu sering digembar-gemborkan. Tanpa perlu Anda umumkan, teman-teman Anda tentu sudah tahu kalau Anda memiliki ‘nilai lebih’. ‘Pengumuman’ yang berlebihan atas prestasi Anda, bukannya membuat rekan Anda kagum, sebaliknya justru akan membuat Anda tampak menyebalkan. Dengan sikap ‘low profile’, rekan-rekan Anda akan semakin menghargai Anda.
Nah, kalau Anda menyadari bahwa sifat-sifat buruk lebih banyak merugikan, sudah seharusnya Anda menanggalkannya...!
Penyebab Kegagalan Orang pintar
Diposting oleh klulaku di 07.30 0 komentar
Makanya, jangan heran, jika Anda menemui rekan sekolah Anda yang dulu dikenal pandai dan cerdas namun akhirnya hanya merutuki nasib karena masa depannya yang suram! Apa penyebabnya? Di luar nasib dan faktor 'lucky', banyak hal yang bisa memicu kegagalan orang-orang pintar. Namun berdasarkan wawancara dan survei yang dilakukan pada 200 orang pintar di Amerika, ada enam hal penting penyebab kegagalan bagi mereka. Coba simak:
* Kurang ketrampilan sosial
Seberapa pun hebatnya intelegensi akademis Anda, Anda tetap perlu memiliki intelegensi sosial, seperti kemampuan mendengarkan, peka terhadap perasaan orang lain, memberi dan menerima kritik dengan baik. Orang yang memiliki intelegensi sosial tinggi mampu mengakui kesalahan mereka dan tahu bagaimana membina dukungan tim. Intelegensi sosial bisa diperoleh dengan banyak berlatih.
* Tidak cocok
Sebuah kesuksesan memerlukan kecocokan antara kemampuan, bakat, kepentingan, keinginan, kepribadian, dan nilai-nilai dalam pekerjaan Anda. Bila Anda merasa tidak cocok, maka jangan ragu untuk meninjau perilaku pekerjaan dan menyesuaikan atau mengubah pekerjaan Anda selama ini. Bagi beberapa orang, pokok persoalannya adalah seberapa besar resiko yang berani diambil.
* Tidak ada komitmen
Sesuatu yang dilakukan setengah-setengah akan memperbesar kemungkinan gagal. Suatu tujuan perlu dibarengi tekad, semangat, dan komitmen yang kuat untuk mencapainya. Kurangnya penghargaan pada diri sendiri merupakan penyebab dasar kegagalan. Untuk bisa ambil bagian dalam sukses, Anda harus yakin bahwa Anda bisa melakukannya.
* Kurang fokus
Beberapa orang melakukan terlalu banyak kegiatan sehingga akhirnya tidak melakukan satu pun dengan baik. Fokuskan kembali diri Anda pada apa yang paling baik dilakukan. Sadarilah keterbatasan Anda, tetapkan prioritas, dan susun organisasi usaha Anda.
* Kurang menyadari rintangan
Kadang, banyak rintangan tersembunyi yang sulit diperangi. Umur, diskriminasi jenis kelamin dan ras merupakan jenis rintangan yang sering tidak disadari. So, Anda harus meninjau kembali, berdasarkan analisa yang benar mengenai situasi, untuk merebut kembali kontrol atas kehidupan dan masa depan Anda.
* Kemalangan
Siapapun tidak bisa menolak adanya takdir, entah itu takdir baik atau buruk. Dan siapa pula yang bisa menolak ketika kemalangan itu harus Anda alami? Seandainya ini terjadi, yang harus Anda lakukan, jangan menyalahkan diri sendiri! Ingat, meski tak bisa menolak kemalangan itu, namun selalu ada jalan untuk memperbaikinya.
Pada akhirnya, kegagalan bukanlah 'jalan buntu' untuk mencapai sukses. Kesempatan datang silih berganti. Jika hari ini Anda gagal, mungkin besok Anda akan sukses. Jika Anda mampu berpikir jernih mengenai kegagalan dan menyadari bahwa dalam hidup ini selalu ada pilihan, Anda akan bisa menyikapi sebuah kegagalan sebagai pelajaran yang berharga. Ingat, tak ada orang yang lebih bodoh selain tidak bisa memetik pelajaran dari sebuah kegagalan.
* Kurang ketrampilan sosial
Seberapa pun hebatnya intelegensi akademis Anda, Anda tetap perlu memiliki intelegensi sosial, seperti kemampuan mendengarkan, peka terhadap perasaan orang lain, memberi dan menerima kritik dengan baik. Orang yang memiliki intelegensi sosial tinggi mampu mengakui kesalahan mereka dan tahu bagaimana membina dukungan tim. Intelegensi sosial bisa diperoleh dengan banyak berlatih.
* Tidak cocok
Sebuah kesuksesan memerlukan kecocokan antara kemampuan, bakat, kepentingan, keinginan, kepribadian, dan nilai-nilai dalam pekerjaan Anda. Bila Anda merasa tidak cocok, maka jangan ragu untuk meninjau perilaku pekerjaan dan menyesuaikan atau mengubah pekerjaan Anda selama ini. Bagi beberapa orang, pokok persoalannya adalah seberapa besar resiko yang berani diambil.
* Tidak ada komitmen
Sesuatu yang dilakukan setengah-setengah akan memperbesar kemungkinan gagal. Suatu tujuan perlu dibarengi tekad, semangat, dan komitmen yang kuat untuk mencapainya. Kurangnya penghargaan pada diri sendiri merupakan penyebab dasar kegagalan. Untuk bisa ambil bagian dalam sukses, Anda harus yakin bahwa Anda bisa melakukannya.
* Kurang fokus
Beberapa orang melakukan terlalu banyak kegiatan sehingga akhirnya tidak melakukan satu pun dengan baik. Fokuskan kembali diri Anda pada apa yang paling baik dilakukan. Sadarilah keterbatasan Anda, tetapkan prioritas, dan susun organisasi usaha Anda.
* Kurang menyadari rintangan
Kadang, banyak rintangan tersembunyi yang sulit diperangi. Umur, diskriminasi jenis kelamin dan ras merupakan jenis rintangan yang sering tidak disadari. So, Anda harus meninjau kembali, berdasarkan analisa yang benar mengenai situasi, untuk merebut kembali kontrol atas kehidupan dan masa depan Anda.
* Kemalangan
Siapapun tidak bisa menolak adanya takdir, entah itu takdir baik atau buruk. Dan siapa pula yang bisa menolak ketika kemalangan itu harus Anda alami? Seandainya ini terjadi, yang harus Anda lakukan, jangan menyalahkan diri sendiri! Ingat, meski tak bisa menolak kemalangan itu, namun selalu ada jalan untuk memperbaikinya.
Pada akhirnya, kegagalan bukanlah 'jalan buntu' untuk mencapai sukses. Kesempatan datang silih berganti. Jika hari ini Anda gagal, mungkin besok Anda akan sukses. Jika Anda mampu berpikir jernih mengenai kegagalan dan menyadari bahwa dalam hidup ini selalu ada pilihan, Anda akan bisa menyikapi sebuah kegagalan sebagai pelajaran yang berharga. Ingat, tak ada orang yang lebih bodoh selain tidak bisa memetik pelajaran dari sebuah kegagalan.
Ukuran Keberhasilan Networking
Diposting oleh klulaku di 07.30 0 komentar
Ternyata berhasil tidaknya Anda menjalankan jaringan kerja bukan diukur dari sisi Anda mengenal mereka, melainkan dari sisi 'mereka mengenal Anda'. Berikut ini adalah hal-hal yang menandakan bahwa cukup berhasil dalam 'networking':
* Anda bisa leluasa menghubungi mereka lewat telepon tanpa terganjal oleh sekretarisnya. Lebih meyakinkan lagi, jika sekretarisnya juga mengenal Anda dengan baik dan tidak menghalangi Anda untuk berbicara di telepon dengan bosnya.
* Biasanya orang-orang penting memiliki beberapa nomor ponsel untuk beberapa urusan. Dan umumnya, nomor yang lain dipegang oleh asisten atau sekretarisnya. Namun, jika Anda bebas menelepon lewat ponsel yang langsung dipegangnya, merupakan pertanda bahwa Anda sukses menjalin networking dengannya.
* Nomor ponsel Anda tercatat dengan baik dalam catatan telepon di ponselnya. Sehingga sewaktu-waktu mereka juga mudah menghubungi Anda. Begitu juga dengan kartu nama Anda, tersimpan dengan baik dalam buku kartu namanya.
* Anda bisa bertemu secara langsung di kantornya kapan saja tanpa birokrasi yang berbelit. Bahkan Anda bisa bertemu tanpa membuat janji terlebih dahulu. Hal ini juga karena Anda mengenal teman-teman, asisten, sekretaris dan orang-orang yang berhubungan dengannya dengan baik dan mereka pun mengenal Anda dengan baik. Sehingga Anda dengan mudah bisa bertemu dengan mereka sewaktu-waktu.
* Ukuran bahwa mereka mengenal Anda bukan hanya dari Anda bisa menghubungi mereka. Kalau sesekali mereka yang menghubungi Anda secara langsung tanpa melalui asisten atau sekretarisnya, bisa dijadikan patokan bahwa Anda berhasil menjalin hubungan kerja yang baik dengan mereka.
* Anda mudah mendapatkan informasi berharga dari mereka untuk kepentingan kerja Anda. Informasi ini bisa Anda dapatkan dengan menghubunginya atau merekalah yang menghubungi Anda.
* Anda diundang dalam acara-acara bisnis ataupun dalam acara penting yang mereka adakan. Kalau nama Anda dilupakan dalam acara mereka, kayanya Anda belum berhasil menjalin networking dengan mereka.
* Anda bisa memberi referensi kepada orang lain untuk bertemu dengan salah satu dari mereka untuk menjajagi kemungkinan bisnis yang baru.
Bagaimana...? Apakah tanda-tanda di atas sudah Anda rasakan...? Kalau sudah, selamat! berarti Anda telah berhasil menjalin hubungan kerja yang baik dengan mereka. Itu berarti kesuksesan bisnis yang Anda idamkan akan lebih mudah direalisasikan! Tapi ingat, meski Anda memiliki jaringan bisnis yang baik, Anda tetap membutuhkan kerja keras. Karena selain hubungan bisnis yang baik, keberhasilan Anda juga ditentukan oleh kesungguhan dan kerja keras Anda....!
* Anda bisa leluasa menghubungi mereka lewat telepon tanpa terganjal oleh sekretarisnya. Lebih meyakinkan lagi, jika sekretarisnya juga mengenal Anda dengan baik dan tidak menghalangi Anda untuk berbicara di telepon dengan bosnya.
* Biasanya orang-orang penting memiliki beberapa nomor ponsel untuk beberapa urusan. Dan umumnya, nomor yang lain dipegang oleh asisten atau sekretarisnya. Namun, jika Anda bebas menelepon lewat ponsel yang langsung dipegangnya, merupakan pertanda bahwa Anda sukses menjalin networking dengannya.
* Nomor ponsel Anda tercatat dengan baik dalam catatan telepon di ponselnya. Sehingga sewaktu-waktu mereka juga mudah menghubungi Anda. Begitu juga dengan kartu nama Anda, tersimpan dengan baik dalam buku kartu namanya.
* Anda bisa bertemu secara langsung di kantornya kapan saja tanpa birokrasi yang berbelit. Bahkan Anda bisa bertemu tanpa membuat janji terlebih dahulu. Hal ini juga karena Anda mengenal teman-teman, asisten, sekretaris dan orang-orang yang berhubungan dengannya dengan baik dan mereka pun mengenal Anda dengan baik. Sehingga Anda dengan mudah bisa bertemu dengan mereka sewaktu-waktu.
* Ukuran bahwa mereka mengenal Anda bukan hanya dari Anda bisa menghubungi mereka. Kalau sesekali mereka yang menghubungi Anda secara langsung tanpa melalui asisten atau sekretarisnya, bisa dijadikan patokan bahwa Anda berhasil menjalin hubungan kerja yang baik dengan mereka.
* Anda mudah mendapatkan informasi berharga dari mereka untuk kepentingan kerja Anda. Informasi ini bisa Anda dapatkan dengan menghubunginya atau merekalah yang menghubungi Anda.
* Anda diundang dalam acara-acara bisnis ataupun dalam acara penting yang mereka adakan. Kalau nama Anda dilupakan dalam acara mereka, kayanya Anda belum berhasil menjalin networking dengan mereka.
* Anda bisa memberi referensi kepada orang lain untuk bertemu dengan salah satu dari mereka untuk menjajagi kemungkinan bisnis yang baru.
Bagaimana...? Apakah tanda-tanda di atas sudah Anda rasakan...? Kalau sudah, selamat! berarti Anda telah berhasil menjalin hubungan kerja yang baik dengan mereka. Itu berarti kesuksesan bisnis yang Anda idamkan akan lebih mudah direalisasikan! Tapi ingat, meski Anda memiliki jaringan bisnis yang baik, Anda tetap membutuhkan kerja keras. Karena selain hubungan bisnis yang baik, keberhasilan Anda juga ditentukan oleh kesungguhan dan kerja keras Anda....!
Menghadapi Karyawan Bermasalah
Diposting oleh klulaku di 07.29 0 komentar
Sayangnya hal ini sulit untuk dihindarkan, hampir di semua organisasi selalu saja ada orang-orang yang ingin menyimpang dari prosedur dan kesepakatan. Namun pada dasarnya, orang-orang bermasalah di kantor, terbagi dalam tiga tipe. Pertama adalah mereka yang terbiasa santai dan kurang serius. Kedua, tidak menyadari kalau dirinya bermasalah sehingga ketika ia berbuat salah tidak ada upaya untuk memperbaikinya. Ketiga, orang bermasalah yang menyadari dirinya bermasalah. Tipe ini lebih mudah dan cepat memperbaiki, atau berupaya berbenah diri.
Dari segi karakter, orang bermasalah dibagi dalam tiga kelompok lagi. Pertama, low self esteem atau gampang tersinggung, rendah diri, tak suka menerima masukan apalagi kritik, dan mudah curiga. Kedua, orang yang berpandangan keliru terhadap lingkungannya. Ia merasa tak ada seorang pun di dunia, yang memperhatikan dan membantunya.
Kalau pun kini ia berhasil, itu berkat upaya kerasnya sendiri -- tanpa bantuan orang lain. Harga diri orang tipe ini sebenarnya tinggi (high self esteem), bahkan cenderung arogan. Mereka umunya kurang bisa bekerjasama dengan orang lain, bahkan cenderung jadi provokator.
Ketiga, orang yang kecewa dalam kehidupan secara keseluruhan. Mereka merasa sekadar melakoni hidup, tanpa tujuan hidup yang pasti. Akibatnya, mereka cenderung tak berpikir panjang mengenai dampak atas apa yang dilakukannya. Mereka merasa nothing to loose dan tak peduli konsekuensi tindakannya. Seringkali mereka tak takut dipecat.
Langkah berikut bisa Anda coba untuk membantu mereka dan juga perusahaan.
* Posisikan diri pada sudut pandang orang bermasalah. Kenali persepsinya terhadap pekerjaannya untuk mengetahui akar masalah, mengapa ia menjadi orang bermasalah. Setelah akarnya didapat, diskusikan dengannya untuk mengatasi masalahnya.
* Berikan solusi, bukan sekadar kritik. Orang cenderung defensif terhadap kritik, tapi lebih terbuka bila diajak duduk bersama membicarakan masalah, dan bagaimana solusinya. Bawahan merasa dimanfaatkan, jika tidak dilibatkan dalam penyelesaian masalahnya. Orang cenderung destruktif ketimbang kooperatif, jika sekadar dikritik.
* Berikan perhatian dan pengertian. Ajak ia berbicara dari hati ke hati, bahwa ia pun bagian dari tim yang sangat penting bagi keberhasilan secara keseluruhan. Tegaskan kontribusi setiap orang penting bagi keberhasilan perusahaan.
* Berikan apresiasi dan dukungan. Orang bermasalah, terlebih yang tergolong low self esteem, cenderung amat irasional dan sulit diajak berbicara secara rasional. Untuk itu, atasan atau koleganya, harus rajin memberi apresiasi jika ia melakukan pekerjaannya dengan baik. Apresiasi tak harus berupa hadiah, bisa pujian atau sekadar tepukan di pundaknya. Bisa pula melibatkannya dalam proyek yang sekiranya ia sanggup menggarapnya. Keberhasilan proyek bisa membangkitkan rasa percaya dirinya.
* Orang bermasalah tipe high self esteem, mesti pula diajak bicara dari hati ke hati. Tipe ini cenderung memiliki harga diri tinggi, jangan sekali-kali merendahkan egonya dengan mengatakan bahwa ia tak bisa bekerja sendiri. Berilah kesan bahwa ia sangat dibutuhkan rekan-rekannya agar bisa mencapai hasil maksimal.
Memberikan kesempatan untuk melakukan sesuatu yang sangat kontras dengan yang biasanya juga bisa membantu karyawan bermasalah. Mereka akan melakukan pembadingan-pembandingan sehingga bisa membuka mata dan pikirannya, bahkan biasanya juga membangkitkan semangat kerjanya.
Dari segi karakter, orang bermasalah dibagi dalam tiga kelompok lagi. Pertama, low self esteem atau gampang tersinggung, rendah diri, tak suka menerima masukan apalagi kritik, dan mudah curiga. Kedua, orang yang berpandangan keliru terhadap lingkungannya. Ia merasa tak ada seorang pun di dunia, yang memperhatikan dan membantunya.
Kalau pun kini ia berhasil, itu berkat upaya kerasnya sendiri -- tanpa bantuan orang lain. Harga diri orang tipe ini sebenarnya tinggi (high self esteem), bahkan cenderung arogan. Mereka umunya kurang bisa bekerjasama dengan orang lain, bahkan cenderung jadi provokator.
Ketiga, orang yang kecewa dalam kehidupan secara keseluruhan. Mereka merasa sekadar melakoni hidup, tanpa tujuan hidup yang pasti. Akibatnya, mereka cenderung tak berpikir panjang mengenai dampak atas apa yang dilakukannya. Mereka merasa nothing to loose dan tak peduli konsekuensi tindakannya. Seringkali mereka tak takut dipecat.
Langkah berikut bisa Anda coba untuk membantu mereka dan juga perusahaan.
* Posisikan diri pada sudut pandang orang bermasalah. Kenali persepsinya terhadap pekerjaannya untuk mengetahui akar masalah, mengapa ia menjadi orang bermasalah. Setelah akarnya didapat, diskusikan dengannya untuk mengatasi masalahnya.
* Berikan solusi, bukan sekadar kritik. Orang cenderung defensif terhadap kritik, tapi lebih terbuka bila diajak duduk bersama membicarakan masalah, dan bagaimana solusinya. Bawahan merasa dimanfaatkan, jika tidak dilibatkan dalam penyelesaian masalahnya. Orang cenderung destruktif ketimbang kooperatif, jika sekadar dikritik.
* Berikan perhatian dan pengertian. Ajak ia berbicara dari hati ke hati, bahwa ia pun bagian dari tim yang sangat penting bagi keberhasilan secara keseluruhan. Tegaskan kontribusi setiap orang penting bagi keberhasilan perusahaan.
* Berikan apresiasi dan dukungan. Orang bermasalah, terlebih yang tergolong low self esteem, cenderung amat irasional dan sulit diajak berbicara secara rasional. Untuk itu, atasan atau koleganya, harus rajin memberi apresiasi jika ia melakukan pekerjaannya dengan baik. Apresiasi tak harus berupa hadiah, bisa pujian atau sekadar tepukan di pundaknya. Bisa pula melibatkannya dalam proyek yang sekiranya ia sanggup menggarapnya. Keberhasilan proyek bisa membangkitkan rasa percaya dirinya.
* Orang bermasalah tipe high self esteem, mesti pula diajak bicara dari hati ke hati. Tipe ini cenderung memiliki harga diri tinggi, jangan sekali-kali merendahkan egonya dengan mengatakan bahwa ia tak bisa bekerja sendiri. Berilah kesan bahwa ia sangat dibutuhkan rekan-rekannya agar bisa mencapai hasil maksimal.
Memberikan kesempatan untuk melakukan sesuatu yang sangat kontras dengan yang biasanya juga bisa membantu karyawan bermasalah. Mereka akan melakukan pembadingan-pembandingan sehingga bisa membuka mata dan pikirannya, bahkan biasanya juga membangkitkan semangat kerjanya.
Cermati Perangkap dalam Iklan Lowongan
Diposting oleh klulaku di 07.21 0 komentar
Coba saja Anda baca surat kabar edisi hari Sabtu dan Minggu, Anda pasti mendapati penuhnya halaman koran dengan iklan lowongan pekerjaan. Bagi para pencari kerja, tentu tak akan melewatkan membacanya. Karena setiap iklan lowongan selalu menimbulkan harapan akan sebuah pekerjaan. Anda tertarik? Tunggu dulu! Sebelum Anda memutuskan melamar salah satu kesempatan yang ditawarkan, ada baiknya Anda cermati iklan lowongan itu dengan teliti.
Jangan sampai Anda 'terpeleset'. Ingat, perusahaan yang beriklan selalu menampilkan citra terbaik dengan tampilan iklan yang menjual, menggunakan bahasa Inggris dan kata-kata penuh janji. Pada kenyataannya, banyak juga yang kecewa karena ternyata perusahaan yang beriklan hanya mencari tenaga sales door to door, padahal iklannya di koran tampil sangat eksklusif.
Untuk itu, Anda harus lebih hati-hati, jangan mudah tergiur oleh kata-kata iklan yang sekilas nampak 'keren'. Berikut adalah makna di balik kata-kata dalam iklan lowongan kerja yang perlu Anda cermati:
* Great opportunity
Pekerjaan yang ditawarkan perusahaan ini biasanya penuh tantangan tetapi gajinya rendah. Mereka biasanya mengutamakan calon karyawan yang belum pengalaman agar tidak harus digaji tinggi. Jika Anda hanya ingin mengejar pengalaman kerja untuk dijadikan referensi di kemudian hari, bolehlah menjalani pekerjaan yang kategorinya seperti ini untuk sementara. Pekerjaan yang termasuk dalam kategori ini misalnya sales, interviewer perusahaan riset produk, marketing atau pialang saham.
* Varied responsibilities
Kategori ini biasanya menawarkan pekerjaan di bidang-bidang yang umum. Tetapi, pekerjaan ini justru menuntut kesigapan Anda dalam melakukan segala hal yang diberikan atasan. Selain itu, secara tak tertulis Anda diwajibkan selalu siap kapan dan dimana saja diperlukan oleh atasan Anda. Kategori ini biasanya menawarkan posisi staf umum, staf administrasi atau sekretaris.
* Valuable management-training position
Posisi ini umumnya ditujukan untuk segala lini pendidikan. Anda tidak perlu harus sarjana untuk mengajukan lamaran. Perusahaan ini biasanya akan melakukan training dan melihat kemampuan Anda sesudahnya. Seringkali juga dicantumkan kata-kata 'no need experience'. Faktor kerja keras, kesungguhan dan keberuntungan menjadi hal-hal yang seringkali lebih berperan dalam posisi-posisi seperti ini. Receptionist, waiter, sales, penerima tamu di kafe adalah beberapa lowongan yang masuk kategori ini.
* High energy environment
Kalau Anda punya semangat yang tinggi, jiwa petualang, mungkin inilah posisi yang cocok untuk Anda. Perusahaan ini mencari orang yang tangguh untuk menjalani pekerjaan yang padat jadwal, menyita waktu, pikiran dan tenaga. Anda yang mudah stres, tidak cekatan dan tidak sabaran lebih baik tidak melamar untuk posisi ini. Yang masuk dalam kategori ini diantaranya wartawan, guide tourism, instruktur olahraga, sales, marketing dan, talent (pencari bakat).
* An investment on your future
Kalau Anda ingin pekerjaaan yang tidak mengikat, ini adalah posisi yang bisa dipertimbangkan. Pekerjaan yang ini biasanya menyiapkan sistem penggajian berdasarkan prestasi yang orientasinya lebih ke penjualan, bisa dijalani secara paruh waktu (part-time) atau permanen. Perusahaan-perusahaan multi level marketing atau riset produk, masuk dalam kategori ini.
* Experience is a must
Perusahan-perusahaan bertaraf nasional ataupun internasional yang reputasinya sudah bagus dan dikenal luas, biasanya mengutamakan calon karyawan yang sudah pengalaman di bidangnya. Dengan persyaratan yang ketat seperti itu, mereka juga berani membayar karywan dengan gaji tinggi dan fasilitas yang baik. Kepala sekolah, direktur, manager, kepala bagian, staf khusus di suatu divisi, pemimpin redaksi, redaktur bidang di suatu media massa, manager public relations, manager keuangan, staf analist kimia, staf keuangan, sekretaris direktur, instruktur fitness adalah beberapa contoh posisi yang masuk dalam kategori ini.
* Planning and coordinating
Perusahaan ini biasanya mencari orang-orang yang disiplin, menghargai waktu dan punya jiwa kepemimpinan untuk mengisi posisi yang ditawarkan. Pekerjaan ini lebih mengarah pada penyusunan beragam jadwal yang berhubungan dengan orang lain. Mereka yang punya latar belakang organisasi ketika kuliah akan lebih disukai, dengan atau tanpa pengalaman. Yang masuk dalam kategori ini diantaranya adalah manager planning, sekretaris, marketing promotions atau public relations.
Bagaimana? Sudahkah Anda telusuri berbagai kata-kata dalam iklan lowongan kerja? Pada intinya Anda harus 'cerdas' menangkap 'perangkap' sekaligus peluang di balik sebuah kata-kata. Selamat berburu pekerjaan....!
Jangan sampai Anda 'terpeleset'. Ingat, perusahaan yang beriklan selalu menampilkan citra terbaik dengan tampilan iklan yang menjual, menggunakan bahasa Inggris dan kata-kata penuh janji. Pada kenyataannya, banyak juga yang kecewa karena ternyata perusahaan yang beriklan hanya mencari tenaga sales door to door, padahal iklannya di koran tampil sangat eksklusif.
Untuk itu, Anda harus lebih hati-hati, jangan mudah tergiur oleh kata-kata iklan yang sekilas nampak 'keren'. Berikut adalah makna di balik kata-kata dalam iklan lowongan kerja yang perlu Anda cermati:
* Great opportunity
Pekerjaan yang ditawarkan perusahaan ini biasanya penuh tantangan tetapi gajinya rendah. Mereka biasanya mengutamakan calon karyawan yang belum pengalaman agar tidak harus digaji tinggi. Jika Anda hanya ingin mengejar pengalaman kerja untuk dijadikan referensi di kemudian hari, bolehlah menjalani pekerjaan yang kategorinya seperti ini untuk sementara. Pekerjaan yang termasuk dalam kategori ini misalnya sales, interviewer perusahaan riset produk, marketing atau pialang saham.
* Varied responsibilities
Kategori ini biasanya menawarkan pekerjaan di bidang-bidang yang umum. Tetapi, pekerjaan ini justru menuntut kesigapan Anda dalam melakukan segala hal yang diberikan atasan. Selain itu, secara tak tertulis Anda diwajibkan selalu siap kapan dan dimana saja diperlukan oleh atasan Anda. Kategori ini biasanya menawarkan posisi staf umum, staf administrasi atau sekretaris.
* Valuable management-training position
Posisi ini umumnya ditujukan untuk segala lini pendidikan. Anda tidak perlu harus sarjana untuk mengajukan lamaran. Perusahaan ini biasanya akan melakukan training dan melihat kemampuan Anda sesudahnya. Seringkali juga dicantumkan kata-kata 'no need experience'. Faktor kerja keras, kesungguhan dan keberuntungan menjadi hal-hal yang seringkali lebih berperan dalam posisi-posisi seperti ini. Receptionist, waiter, sales, penerima tamu di kafe adalah beberapa lowongan yang masuk kategori ini.
* High energy environment
Kalau Anda punya semangat yang tinggi, jiwa petualang, mungkin inilah posisi yang cocok untuk Anda. Perusahaan ini mencari orang yang tangguh untuk menjalani pekerjaan yang padat jadwal, menyita waktu, pikiran dan tenaga. Anda yang mudah stres, tidak cekatan dan tidak sabaran lebih baik tidak melamar untuk posisi ini. Yang masuk dalam kategori ini diantaranya wartawan, guide tourism, instruktur olahraga, sales, marketing dan, talent (pencari bakat).
* An investment on your future
Kalau Anda ingin pekerjaaan yang tidak mengikat, ini adalah posisi yang bisa dipertimbangkan. Pekerjaan yang ini biasanya menyiapkan sistem penggajian berdasarkan prestasi yang orientasinya lebih ke penjualan, bisa dijalani secara paruh waktu (part-time) atau permanen. Perusahaan-perusahaan multi level marketing atau riset produk, masuk dalam kategori ini.
* Experience is a must
Perusahan-perusahaan bertaraf nasional ataupun internasional yang reputasinya sudah bagus dan dikenal luas, biasanya mengutamakan calon karyawan yang sudah pengalaman di bidangnya. Dengan persyaratan yang ketat seperti itu, mereka juga berani membayar karywan dengan gaji tinggi dan fasilitas yang baik. Kepala sekolah, direktur, manager, kepala bagian, staf khusus di suatu divisi, pemimpin redaksi, redaktur bidang di suatu media massa, manager public relations, manager keuangan, staf analist kimia, staf keuangan, sekretaris direktur, instruktur fitness adalah beberapa contoh posisi yang masuk dalam kategori ini.
* Planning and coordinating
Perusahaan ini biasanya mencari orang-orang yang disiplin, menghargai waktu dan punya jiwa kepemimpinan untuk mengisi posisi yang ditawarkan. Pekerjaan ini lebih mengarah pada penyusunan beragam jadwal yang berhubungan dengan orang lain. Mereka yang punya latar belakang organisasi ketika kuliah akan lebih disukai, dengan atau tanpa pengalaman. Yang masuk dalam kategori ini diantaranya adalah manager planning, sekretaris, marketing promotions atau public relations.
Bagaimana? Sudahkah Anda telusuri berbagai kata-kata dalam iklan lowongan kerja? Pada intinya Anda harus 'cerdas' menangkap 'perangkap' sekaligus peluang di balik sebuah kata-kata. Selamat berburu pekerjaan....!
Mengembangkan Sikap Optimis
6 Jan 2008 Diposting oleh klulaku di 20.24 0 komentar
Bahkan penelitian menunjukkan bahwa mereka yang optimis memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik, jarang sakit dan berumur lebih panjang. Selain itu orang-orang optimis sulit terserang stres apalagi depresi. So, jika ingin sukses, Andapun harus menjadi pribadi yang optimis. Caranya? Coba simak tips berikut ini:
* Jangan pernah menyesali apa yang telah terjadi. Jika Anda mengalami kemalangan, jangan berlarut-larut meratapinya. Jadikan kemalangan atau kegagalan sebagai pelajaran dan pengalaman berharga untuk maju. Segera bangkit dan lakukan tindakan ke arah perbaikan. Tanamkan dalam diri bahwa Anda pasti bisa berhasil.
* Jangan pernah merasa bahwa nasib Anda lebih buruk dari yang lain. Buang pertanyaan negatif seperti ini: “Kenapa sih nasib saya begini?, Kok gaji saya lebih kecil dibanding dia?, Kenapa saya tidak sepintar dia?”. Lebih baik bersyukur bahwa Anda masih jauh lebih beruntung dari orang-orang di bawah Anda. Dann jangan jadikan orang-orang yang lebih sukses dari Anda sebagai bahan penyesalan, tetapi jadikan referensi untuk sukses.
* Buatlah daftar kelebihan diri Anda. Dengan demikian Anda akan sadar bahwa Anda memiliki banyak asset dan kelebihan. Namun jangan salahgunakan kelebihan yang Anda miliki. Lakukan sesuatu yang berarti dengan kelebihan Anda itu.
* Hilangkan rasa takut dan khawatir yang berlebihan, seperti takut tidak berhasil, takut salah, takut miskin, takut dipecat, dll. Berbagai kekhawatiran dan ketakutan yang Anda rasakan hanya akan memadamkan semangat Anda dalam mencapai sukses. So, jangan bebani pikiran Anda dengan bermacam ketakutan yang tak beralasan. Pede aja lagi!
Nah, sudahkah Anda menjadi pribadi yang optimis? Ingat, hal yang tak kalah penting dalam menciptakan sikap optimis adalah kemauan yang kuat dalam diri Anda! Percuma saja jika Anda menyadari pentingnya sikap optimis namun Anda sendiri tak berniat menumbuhkannya. So, mulailah dari sekarang!
* Jangan pernah menyesali apa yang telah terjadi. Jika Anda mengalami kemalangan, jangan berlarut-larut meratapinya. Jadikan kemalangan atau kegagalan sebagai pelajaran dan pengalaman berharga untuk maju. Segera bangkit dan lakukan tindakan ke arah perbaikan. Tanamkan dalam diri bahwa Anda pasti bisa berhasil.
* Jangan pernah merasa bahwa nasib Anda lebih buruk dari yang lain. Buang pertanyaan negatif seperti ini: “Kenapa sih nasib saya begini?, Kok gaji saya lebih kecil dibanding dia?, Kenapa saya tidak sepintar dia?”. Lebih baik bersyukur bahwa Anda masih jauh lebih beruntung dari orang-orang di bawah Anda. Dann jangan jadikan orang-orang yang lebih sukses dari Anda sebagai bahan penyesalan, tetapi jadikan referensi untuk sukses.
* Buatlah daftar kelebihan diri Anda. Dengan demikian Anda akan sadar bahwa Anda memiliki banyak asset dan kelebihan. Namun jangan salahgunakan kelebihan yang Anda miliki. Lakukan sesuatu yang berarti dengan kelebihan Anda itu.
* Hilangkan rasa takut dan khawatir yang berlebihan, seperti takut tidak berhasil, takut salah, takut miskin, takut dipecat, dll. Berbagai kekhawatiran dan ketakutan yang Anda rasakan hanya akan memadamkan semangat Anda dalam mencapai sukses. So, jangan bebani pikiran Anda dengan bermacam ketakutan yang tak beralasan. Pede aja lagi!
Nah, sudahkah Anda menjadi pribadi yang optimis? Ingat, hal yang tak kalah penting dalam menciptakan sikap optimis adalah kemauan yang kuat dalam diri Anda! Percuma saja jika Anda menyadari pentingnya sikap optimis namun Anda sendiri tak berniat menumbuhkannya. So, mulailah dari sekarang!
Optimis Saat Berburu Kerja
Diposting oleh klulaku di 20.22 0 komentar
Bahkan kadang kecemasan yang melanda para pencari kerja berubah menjadi ketakutan dan kekhawatiran. Persaingan yang sedemikian berat membuat mereka merasa pesimis mendapatkan pekerjaan. Padahal sikap seperti ini tidak perlu ada. Sikap pesimis hanya membuat Anda kehilangan gairah untuk menangkap peluang terbaik.
Dalam hal ini, menurut pakar karir Lambeth Hochwald, motivasi menjadi hal utama saat hunting pekerjaan. Konon, dengan motivasi yang kuat, sikap pesimis akan lenyap berganti dengan optimisme. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga motivasi dan optimisme Anda saat berburu kerja:
* Perlu Anda ketahui, ternyata peran seorang teman saat Anda jobless dan tengah mencari pekerjaan, demikian penting. Seorang teman yang baik bisa dijadikan teman curhat atau sharing. Berceritalah pada teman Anda apa yang kini Anda lakukan dan mintalah saran pendapatnya.
* Peran keluarga juga tak kalah penting saat Anda sibuk mencari-cari peluang kerja. Mintalah dukungan dan doanya. Hal ini akan menambah kekuatan dan semangat Anda dalam menembus persaingan, seberapapun beratnya.
* Organisasikan kemana dan kapan Anda mengirimkan lamaran. Sehingga Anda tidak akan bingung atau kesulitan untuk menindaklanjutinya, jika suatu waktu mendapat panggilan. Karena terkadang saking terlalu lamanya Anda mengirimkan lamaran, begitu ada jawaban, Anda lupa kalau Anda pernah melamar ke perusahaan tersebut.
* Tujuan yang tepat dapat menambah motivasi. Karena itu bersikaplah realistis dalam upaya mencapai tujuan. Sikap realistis ini dapat ditunjukkan dengan cara menuliskan daftar banyaknya lamaran yang telah terkirim dan sejauh mana feed back-nya. Dari catatan tersebut Anda bisa memperkirakan sejauhmana keberhasilan Anda.
* Kembangkan terus rasa percaya diri Anda. Rasa percaya diri akan membantu Anda terhindar dari tekanan-tekanan selama masa penantian. Dan rasa pede itu lebih diperlukan saat panggilan kerja datang.
So, bagi Anda yang kini tengah berburu kerja, akibat phk atau fresh graduate, jangan sekalipun bersikap pesimis. Percayalah walaupun sulit, bukan tak mungkin Anda akan mendapatkan yang terbaik. Jika Anda terus berusaha, why not?
Dalam hal ini, menurut pakar karir Lambeth Hochwald, motivasi menjadi hal utama saat hunting pekerjaan. Konon, dengan motivasi yang kuat, sikap pesimis akan lenyap berganti dengan optimisme. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menjaga motivasi dan optimisme Anda saat berburu kerja:
* Perlu Anda ketahui, ternyata peran seorang teman saat Anda jobless dan tengah mencari pekerjaan, demikian penting. Seorang teman yang baik bisa dijadikan teman curhat atau sharing. Berceritalah pada teman Anda apa yang kini Anda lakukan dan mintalah saran pendapatnya.
* Peran keluarga juga tak kalah penting saat Anda sibuk mencari-cari peluang kerja. Mintalah dukungan dan doanya. Hal ini akan menambah kekuatan dan semangat Anda dalam menembus persaingan, seberapapun beratnya.
* Organisasikan kemana dan kapan Anda mengirimkan lamaran. Sehingga Anda tidak akan bingung atau kesulitan untuk menindaklanjutinya, jika suatu waktu mendapat panggilan. Karena terkadang saking terlalu lamanya Anda mengirimkan lamaran, begitu ada jawaban, Anda lupa kalau Anda pernah melamar ke perusahaan tersebut.
* Tujuan yang tepat dapat menambah motivasi. Karena itu bersikaplah realistis dalam upaya mencapai tujuan. Sikap realistis ini dapat ditunjukkan dengan cara menuliskan daftar banyaknya lamaran yang telah terkirim dan sejauh mana feed back-nya. Dari catatan tersebut Anda bisa memperkirakan sejauhmana keberhasilan Anda.
* Kembangkan terus rasa percaya diri Anda. Rasa percaya diri akan membantu Anda terhindar dari tekanan-tekanan selama masa penantian. Dan rasa pede itu lebih diperlukan saat panggilan kerja datang.
So, bagi Anda yang kini tengah berburu kerja, akibat phk atau fresh graduate, jangan sekalipun bersikap pesimis. Percayalah walaupun sulit, bukan tak mungkin Anda akan mendapatkan yang terbaik. Jika Anda terus berusaha, why not?
Kiat Meraih Cita-cita
Diposting oleh klulaku di 20.21 0 komentar
Cita-cita memang tak bisa digapai dalam sekejap. Anda membutuhkan waktu dan usaha yang tidak sedikit. Kalau Anda mau berusaha lebih keras, bukan mustahil Anda dapat meraih cita-cita dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Di bawah ini adalah kiat bagi Anda yang ingin meraih cita-cita tanpa hambatan berat:
* Kembangkan rencana Anda untuk mendayagunakan pengetahuan, ketrampilan dan keahlian. Kerahkan kemampuan Anda sekuat tenaga untuk menempuh cita-cita. Jangan terlena oleh rentang waktu yang panjang. Ingat, waktu akan terus berputar dengan cepat. Jika Anda tidak berbuat sesuatu, Anda bagaikan manusia primitif yang hidup di jaman yang sangat modern.
* Bekerjasamalah dengan orang-orang yang dapat membantu Anda untuk mencapai tujuan. Mintalah dukungan orang-orang yang bisa mensupport Anda secara positif. Misalnya orangtua, keluarga, sahabat dan kekasih.
* Jaga jarak dengan orang dan lingkungan yang akan membuat Anda lemah. Ingat, kemajuan tidak akan Anda peroleh jika Anda berada di dalam lingkungan yang lemah dan negatif. Jangan lupa, sebagai mahluk sosial keberadaan manusia lainnya mempengaruhi visi dan misi hidup Anda.
* Lupakan pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan. Larut dalam masa lalu yang menyedihkan hanya akan membuat motivasi Anda terganjal. Tapi kalau Anda mau belajar dari kegagalan masa lalu, it's oke. Jadikan pengalaman tersebut pelajaran untuk meraih keberhasilan.
* Contohlah figur orang sukses yang Anda idolakan. Percaya nggak, hal ini bisa memacu motivasi Anda untuk lebih maju. Paling tidak Anda memiliki barometer bagaimana cara mencapai tujuan yang Anda inginkan.
* Jangan terjebak pada jalan pintas yang negatif. Sekali terpeleset Anda akan terlempar jauh dari tujuan Anda yang sesungguhnya. Dan ketika tersadar Anda akan berada dalam penyesalan yang panjang.
Perlu Anda catat, kerja keras yang Anda lakukan tidaklah cukup untuk mencapai tujuan. Anda juga membutuhkan dukungan kekuatan batin. Untuk itu sambil berusaha jangan lupa terus berdoa. Doa yang tulus diyakini akan memberi energi dalam menggapai tujuan. Selamat mewujudkan cita-cita dan tujuan Anda..!
Di bawah ini adalah kiat bagi Anda yang ingin meraih cita-cita tanpa hambatan berat:
* Kembangkan rencana Anda untuk mendayagunakan pengetahuan, ketrampilan dan keahlian. Kerahkan kemampuan Anda sekuat tenaga untuk menempuh cita-cita. Jangan terlena oleh rentang waktu yang panjang. Ingat, waktu akan terus berputar dengan cepat. Jika Anda tidak berbuat sesuatu, Anda bagaikan manusia primitif yang hidup di jaman yang sangat modern.
* Bekerjasamalah dengan orang-orang yang dapat membantu Anda untuk mencapai tujuan. Mintalah dukungan orang-orang yang bisa mensupport Anda secara positif. Misalnya orangtua, keluarga, sahabat dan kekasih.
* Jaga jarak dengan orang dan lingkungan yang akan membuat Anda lemah. Ingat, kemajuan tidak akan Anda peroleh jika Anda berada di dalam lingkungan yang lemah dan negatif. Jangan lupa, sebagai mahluk sosial keberadaan manusia lainnya mempengaruhi visi dan misi hidup Anda.
* Lupakan pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan. Larut dalam masa lalu yang menyedihkan hanya akan membuat motivasi Anda terganjal. Tapi kalau Anda mau belajar dari kegagalan masa lalu, it's oke. Jadikan pengalaman tersebut pelajaran untuk meraih keberhasilan.
* Contohlah figur orang sukses yang Anda idolakan. Percaya nggak, hal ini bisa memacu motivasi Anda untuk lebih maju. Paling tidak Anda memiliki barometer bagaimana cara mencapai tujuan yang Anda inginkan.
* Jangan terjebak pada jalan pintas yang negatif. Sekali terpeleset Anda akan terlempar jauh dari tujuan Anda yang sesungguhnya. Dan ketika tersadar Anda akan berada dalam penyesalan yang panjang.
Perlu Anda catat, kerja keras yang Anda lakukan tidaklah cukup untuk mencapai tujuan. Anda juga membutuhkan dukungan kekuatan batin. Untuk itu sambil berusaha jangan lupa terus berdoa. Doa yang tulus diyakini akan memberi energi dalam menggapai tujuan. Selamat mewujudkan cita-cita dan tujuan Anda..!
Cermat Melakukan Wawancara
Diposting oleh klulaku di 20.21 0 komentar
Di bawah ini merupakan prinsip dasar yang harus Anda lakukan dalam interview:
* Menyambut kedatangan calon karyawan dan mengecek apakah calon karyawan itu sesuai dengan data aplikasi yang terlampir. Karena ada juga kasus, orang yang diwawancarai ternyata bukan kandidat yang sesuai dengan data aplikasi.
* Ciptakan suasana yang akrab sejak awal. Ketika dia datang, ulurkan jabat tangan dan jangan lupa tersenyum agar calon karyawan merasa tenang dan rileks. Jika calon karyawan tidak ‘nervous’, Anda akan lebih mudah untuk mengadakan wawancara dan mengetahui lebih banyak kualitas dan segala sesuatu tentang calon karyawan.
* Bukalah wawancara secara singkat dengan menjelaskan tujuan wawancara. Jika pewawancara ada dua, tunjukkan bidang pembicaraan yang akan dipegang masing-masing. Sehingga, calon karyawan tidak akan bingung menghadapi lebih dari satu pewawancara.
* Mulailah wawancara dengan menanyakan bidang-bidang faktual yang mudah, seperti hobi atau minat. Memancing seseorang untuk berbicara sejak awal, akan menghilangkan kegugupan. Tahan bidang-bidang yang akan Anda selidiki lebih jauh sampai mereka tenang dan bisa berbicara dengan lancar.
* Mendengarkan dengan baik juga merupakan bagian dari proses wawancara. Karena wawancara adalah percakapan dua arah. Kalau hanya Anda yang banyak berbicara, Anda akan memperoleh sedikit informasi. Selain itu banyak berbicara akan mengesankan Anda hanya tertarik pada diri sendiri.
* Pertahankan kontak mata. Kontak mata menandakan bahwa Anda perhatian penuh dengan lawan bicara. Pandangan yang selalu berpindah-pindah menunjukkan keengganan Anda pada lawan bicara. Dengan kontak mata, bisa membuat lawan bicara berbicara lebih jujur.
* Gambarkan fakta-fakta perusahaan secara singkat, seperti standar gaji, jam kerja, hak cuti, fasilitas, dll.
* Akhiri wawancara dengan menanyakan apakah mereka ingin mengajukan pertanyaan tentang pekerjaan atau perusahaan. Jika sudah selesai, tutuplah wawancara dengan mengucapkan terima kasih atas kedatangan mereka. Saat berjabat tangan, katakan bahwa Anda akan mengabarkan hasil wawancara.
* Pada akhir wawancara jangan pernah mengatakan bahwa calon karyawan itu diterima, meskipun anda tertarik. Anda membutuhkan waktu untuk menilai semua calon karyawan yang telah diwawancarai. Keputusan tentang calon yang akan dipilih memang sebaiknya dilakukan setelah semua wawancara selesai.
* Gunakan selang waktu antara wawancara yang satu dengan berikutnya untuk melengkapi dan menyusun catatan wawancara yang telah Anda buat. Jangan hanya mengandalkan ingatan, karena keputusan untuk merekrut karyawan harus berdasarkan catatan yang akurat dan komprehensif.
Jika seluruh proses wawancara telah selesai, diskusikan hasil wawancara dengan mereka yang bertanggung jawab pada proses seleksi. Putuskan calon yang tepat, kemudian hubungi kembali kandidat yang terpilih untuk proses selanjutnya.
* Menyambut kedatangan calon karyawan dan mengecek apakah calon karyawan itu sesuai dengan data aplikasi yang terlampir. Karena ada juga kasus, orang yang diwawancarai ternyata bukan kandidat yang sesuai dengan data aplikasi.
* Ciptakan suasana yang akrab sejak awal. Ketika dia datang, ulurkan jabat tangan dan jangan lupa tersenyum agar calon karyawan merasa tenang dan rileks. Jika calon karyawan tidak ‘nervous’, Anda akan lebih mudah untuk mengadakan wawancara dan mengetahui lebih banyak kualitas dan segala sesuatu tentang calon karyawan.
* Bukalah wawancara secara singkat dengan menjelaskan tujuan wawancara. Jika pewawancara ada dua, tunjukkan bidang pembicaraan yang akan dipegang masing-masing. Sehingga, calon karyawan tidak akan bingung menghadapi lebih dari satu pewawancara.
* Mulailah wawancara dengan menanyakan bidang-bidang faktual yang mudah, seperti hobi atau minat. Memancing seseorang untuk berbicara sejak awal, akan menghilangkan kegugupan. Tahan bidang-bidang yang akan Anda selidiki lebih jauh sampai mereka tenang dan bisa berbicara dengan lancar.
* Mendengarkan dengan baik juga merupakan bagian dari proses wawancara. Karena wawancara adalah percakapan dua arah. Kalau hanya Anda yang banyak berbicara, Anda akan memperoleh sedikit informasi. Selain itu banyak berbicara akan mengesankan Anda hanya tertarik pada diri sendiri.
* Pertahankan kontak mata. Kontak mata menandakan bahwa Anda perhatian penuh dengan lawan bicara. Pandangan yang selalu berpindah-pindah menunjukkan keengganan Anda pada lawan bicara. Dengan kontak mata, bisa membuat lawan bicara berbicara lebih jujur.
* Gambarkan fakta-fakta perusahaan secara singkat, seperti standar gaji, jam kerja, hak cuti, fasilitas, dll.
* Akhiri wawancara dengan menanyakan apakah mereka ingin mengajukan pertanyaan tentang pekerjaan atau perusahaan. Jika sudah selesai, tutuplah wawancara dengan mengucapkan terima kasih atas kedatangan mereka. Saat berjabat tangan, katakan bahwa Anda akan mengabarkan hasil wawancara.
* Pada akhir wawancara jangan pernah mengatakan bahwa calon karyawan itu diterima, meskipun anda tertarik. Anda membutuhkan waktu untuk menilai semua calon karyawan yang telah diwawancarai. Keputusan tentang calon yang akan dipilih memang sebaiknya dilakukan setelah semua wawancara selesai.
* Gunakan selang waktu antara wawancara yang satu dengan berikutnya untuk melengkapi dan menyusun catatan wawancara yang telah Anda buat. Jangan hanya mengandalkan ingatan, karena keputusan untuk merekrut karyawan harus berdasarkan catatan yang akurat dan komprehensif.
Jika seluruh proses wawancara telah selesai, diskusikan hasil wawancara dengan mereka yang bertanggung jawab pada proses seleksi. Putuskan calon yang tepat, kemudian hubungi kembali kandidat yang terpilih untuk proses selanjutnya.
Menghindari Penolakan Gagasan
Diposting oleh klulaku di 20.20 0 komentar
Apa yang harus Anda lakukan agar gagasan Anda tidak ditolak? Untuk memperkecil kemungkinan penolakan gagasan, coba simak kiat di bawah ini:
- Gagasan sebaiknya bersifat untuk kepentingan organisasi, bukan untuk kepentingan pribadi atau sekelompok orang di kantor Anda. Pikirkan berbagai aspek dan dampaknya. Jangan sampai orang lain beranggapan bahwa Anda menyampaikan ide sebagai upaya untuk menjilat atasan atau sekedar carmuk (cari muka).
- Sebelum mengungkapkan gagasan, Anda perlu melakukan banyak komunikasi dan pendekatan, baik kepada atasan atau rekan-rekan. Komunikasi dengan rekan maksudnya untuk menghindari pembajakan gagasan Anda. Gunakan pendekatan pribadi dan informal, terutama dengan atasan. Misalnya dalam suasana yang santai. Sampaikan dengan cara yang sopan.
- Sebelum menyampaikan gagasan, katakan pada bos bahwa Anda memiliki satu gagasan. Kemudian tanyakan apakah saat itu bos mau mendengarkan gagasan Anda. Jika kelihatannya bos dalam keadaan tidak mood lebih baik pending saja dulu gagasan Anda.
- Gunakan data yang lengkap, obyektif, dan up to date. Susunlah data-data tersebut dengan rapih dan sistematis. Kalau perlu gunakan data pembanding dari organisasi lain. Maksudnya tentu saja agar bos tidak meragukan keorisinilan gagasan Anda.
- Anda harus siap jika kemungkinan gagasan Anda diakui oleh atasan Anda sebagai gagasannya. Jangan bersikap emosionil. Jika Anda ingin komplain, lakukan secara baik-baik. Katakan, bahwa Anda cukup kompromis dengan pengakuan gagasan itu. Asalkan ada kesepakatan antara Anda dan bos. Bisa saja bos mengatakan bahwa itu gagasannya tetapi terinsipirasi oleh usulan Anda. Bisa jadi, setelah kejadian ini, besok-besok gagasan Anda akan lebih mudah diterima. Tentu saja bila gagasan Anda itu cukup menarik.
Ingat, dalam organisasi, keberhasilan mengajukan gagasan baru juga terletak pada cara Anda melakukan pendekatan dan komunikasi, baik kepada bos dan juga rekan-rekan. Setiap kali Anda punya gagasan terbaru, jangan ragu untuk menyampaikannya. Nah biar nggak ditolak manfaatkan aja kiat tadi. Tapi kalau masih ditolak juga, jangan pesimis dulu! Ajukan gagasan lain yang lebih cemerlang.
- Gagasan sebaiknya bersifat untuk kepentingan organisasi, bukan untuk kepentingan pribadi atau sekelompok orang di kantor Anda. Pikirkan berbagai aspek dan dampaknya. Jangan sampai orang lain beranggapan bahwa Anda menyampaikan ide sebagai upaya untuk menjilat atasan atau sekedar carmuk (cari muka).
- Sebelum mengungkapkan gagasan, Anda perlu melakukan banyak komunikasi dan pendekatan, baik kepada atasan atau rekan-rekan. Komunikasi dengan rekan maksudnya untuk menghindari pembajakan gagasan Anda. Gunakan pendekatan pribadi dan informal, terutama dengan atasan. Misalnya dalam suasana yang santai. Sampaikan dengan cara yang sopan.
- Sebelum menyampaikan gagasan, katakan pada bos bahwa Anda memiliki satu gagasan. Kemudian tanyakan apakah saat itu bos mau mendengarkan gagasan Anda. Jika kelihatannya bos dalam keadaan tidak mood lebih baik pending saja dulu gagasan Anda.
- Gunakan data yang lengkap, obyektif, dan up to date. Susunlah data-data tersebut dengan rapih dan sistematis. Kalau perlu gunakan data pembanding dari organisasi lain. Maksudnya tentu saja agar bos tidak meragukan keorisinilan gagasan Anda.
- Anda harus siap jika kemungkinan gagasan Anda diakui oleh atasan Anda sebagai gagasannya. Jangan bersikap emosionil. Jika Anda ingin komplain, lakukan secara baik-baik. Katakan, bahwa Anda cukup kompromis dengan pengakuan gagasan itu. Asalkan ada kesepakatan antara Anda dan bos. Bisa saja bos mengatakan bahwa itu gagasannya tetapi terinsipirasi oleh usulan Anda. Bisa jadi, setelah kejadian ini, besok-besok gagasan Anda akan lebih mudah diterima. Tentu saja bila gagasan Anda itu cukup menarik.
Ingat, dalam organisasi, keberhasilan mengajukan gagasan baru juga terletak pada cara Anda melakukan pendekatan dan komunikasi, baik kepada bos dan juga rekan-rekan. Setiap kali Anda punya gagasan terbaru, jangan ragu untuk menyampaikannya. Nah biar nggak ditolak manfaatkan aja kiat tadi. Tapi kalau masih ditolak juga, jangan pesimis dulu! Ajukan gagasan lain yang lebih cemerlang.
Sukses Menjalin Jaringan Kerja
Diposting oleh klulaku di 20.20 0 komentar
So, bagaimana agar networking itu benar-benar bermanfaat bagi diri Anda? Berikut ini 8 kunci sukses menjalin jaringan kerja:
* Jadilah humas untuk diri sendiri
Langkah ini penting agar orang lain tahu kemampuan dan prestasi Anda. Sebarkan sedikit informasi tentang Anda saat bertemu relasi baru. Caranya, ceritakan sekelumit kisah sukses Anda. Lakukan secara proporsional. Buang jauh-jauh sikap menyombongkan diri. Cerita sukses akan memberi kesan kalau Anda antusias dan cinta pada pekerjaan. Jika Anda pernah menghadapi masalah dalam kerja, hindari godaan untuk bercerita pada orang yang tak begitu Anda kenal.
* Bidik sasaran yang tepat
Saat butuh sesuatu Anda harus tahu kemana mencari bantuan. Pikirkan tujuan yang ingin Anda capai. Setelah itu buka daftar jaringan Anda. Pilihlah relasi yang tepat yang bisa memberi hasil cepat. Mengorek informasi juga butuh kesabaran. Jika relasi tak bisa memberi solusi instan, Anda harus sedikit bersabar. Tunggu sampai kapan ia menghubungi Anda.
* Berbagi hal yang menyenangkan
Banyak kesempatan untuk menjalin hubungan dengan orang lain di sekeliling Anda. Buatlah agar rekan kerja senang dan merasa nyaman bekerja sama dengan Anda. Bila seorang klien mengirim kartu ucapan terima kasih untuk tim kerja, kirim salinannya pada anggota tim kerja dan atasan Anda. Hal yang sama perlu Anda lakukan saat ada rekan lain yang berhasil menggamit klien baru. Kirim kartu berisi ucapan selamat, maka mereka akan tetap mengingat Anda sebagai kolega kerja yang simpatik.
* Bersosialisasi
Jangan terlalu banyak tenggelam di belakang meja kerja. Sesekali hirup udara segar di luar sana. Temui orang-orang yang mempunyai potensi tinggi untuk memajukan karir Anda. Ajak rekan kerja atau klien Anda untuk makan siang bersama. Jangan lupa bekali diri dengan informasi tentang orang yang akan Anda temui.
* Biarkan mereka bicara
Pertama kali Anda bertemu dengan klien cobalah untuk pasang telinga baik-baik. Jadilah pendengar yang baik. Waktu berbicara, perhatikan isi pembicaraannya, dengarkan dengan sabar, jangan sampai terlihat Anda sedang 'menunggu giliran' untuk berbicara. Biarkan ada sedikit jeda untuk menanggapi lawan bicara. Makin banyak Anda bisa membuat relasi bicara, makin banyak informasi yang Anda dapatkan.
* Buang sikap angkuh
Jangan pernah memandang rendah atau sebelah mata terhadap orang yang berposisi lebih rendah daripada Anda. Jangan dikira mereka tak berguna bagi Anda. Siapa tau mereka bisa memperkenalkan Anda pada orang-orang penting yang kebetulan menjadi atasan mereka.
* Buat mereka merasa penting
Buat relasi Anda menjadi orang penting dengan mengingat beberapa detail pribadi. Agar tak lupa catat dalam agenda Anda. Kirim kartu ucapan pada kesempatan hari raya atau ulang tahun. Bukan tak mungkin, sebagai balasan ia akan memberi rekomendasi baik terhadap Anda pada perusahaannya.
* Bergabunglah dalam berbagai kegiatan
Banyak perkumpulan, organisasi, atau klub profesional yang didirikan dengan tujuan untuk membangun jaringan. Agar jaringan Anda semakin mantap, cobalah bergabung di salah satu perkumpulan yang paling sesuai dengan Anda. Bisa organisasi profesional atau sosial lainnya. Ini merupakan cara efektif untuk bertemu, berkenalan dan melakukan kontak dengan orang-orang yang bisa membantu perkembangan karir Anda. Jangan lupa, ikutilah kursus, pelatihan profesional atau milis di internet.
Nah sudahkah Anda melakukannya? Ingat, kemampuan Anda dalam menjalin jaringan kerja, akan memudahkan Anda memasuki pergaulan di dunia profesional. So, jika selama ini Anda 'adem-adem' aja alias nggak pernah memikirkan networking yang baik, coba deh mulai dari sekarang, dan rasakan manfaatnya....!
* Jadilah humas untuk diri sendiri
Langkah ini penting agar orang lain tahu kemampuan dan prestasi Anda. Sebarkan sedikit informasi tentang Anda saat bertemu relasi baru. Caranya, ceritakan sekelumit kisah sukses Anda. Lakukan secara proporsional. Buang jauh-jauh sikap menyombongkan diri. Cerita sukses akan memberi kesan kalau Anda antusias dan cinta pada pekerjaan. Jika Anda pernah menghadapi masalah dalam kerja, hindari godaan untuk bercerita pada orang yang tak begitu Anda kenal.
* Bidik sasaran yang tepat
Saat butuh sesuatu Anda harus tahu kemana mencari bantuan. Pikirkan tujuan yang ingin Anda capai. Setelah itu buka daftar jaringan Anda. Pilihlah relasi yang tepat yang bisa memberi hasil cepat. Mengorek informasi juga butuh kesabaran. Jika relasi tak bisa memberi solusi instan, Anda harus sedikit bersabar. Tunggu sampai kapan ia menghubungi Anda.
* Berbagi hal yang menyenangkan
Banyak kesempatan untuk menjalin hubungan dengan orang lain di sekeliling Anda. Buatlah agar rekan kerja senang dan merasa nyaman bekerja sama dengan Anda. Bila seorang klien mengirim kartu ucapan terima kasih untuk tim kerja, kirim salinannya pada anggota tim kerja dan atasan Anda. Hal yang sama perlu Anda lakukan saat ada rekan lain yang berhasil menggamit klien baru. Kirim kartu berisi ucapan selamat, maka mereka akan tetap mengingat Anda sebagai kolega kerja yang simpatik.
* Bersosialisasi
Jangan terlalu banyak tenggelam di belakang meja kerja. Sesekali hirup udara segar di luar sana. Temui orang-orang yang mempunyai potensi tinggi untuk memajukan karir Anda. Ajak rekan kerja atau klien Anda untuk makan siang bersama. Jangan lupa bekali diri dengan informasi tentang orang yang akan Anda temui.
* Biarkan mereka bicara
Pertama kali Anda bertemu dengan klien cobalah untuk pasang telinga baik-baik. Jadilah pendengar yang baik. Waktu berbicara, perhatikan isi pembicaraannya, dengarkan dengan sabar, jangan sampai terlihat Anda sedang 'menunggu giliran' untuk berbicara. Biarkan ada sedikit jeda untuk menanggapi lawan bicara. Makin banyak Anda bisa membuat relasi bicara, makin banyak informasi yang Anda dapatkan.
* Buang sikap angkuh
Jangan pernah memandang rendah atau sebelah mata terhadap orang yang berposisi lebih rendah daripada Anda. Jangan dikira mereka tak berguna bagi Anda. Siapa tau mereka bisa memperkenalkan Anda pada orang-orang penting yang kebetulan menjadi atasan mereka.
* Buat mereka merasa penting
Buat relasi Anda menjadi orang penting dengan mengingat beberapa detail pribadi. Agar tak lupa catat dalam agenda Anda. Kirim kartu ucapan pada kesempatan hari raya atau ulang tahun. Bukan tak mungkin, sebagai balasan ia akan memberi rekomendasi baik terhadap Anda pada perusahaannya.
* Bergabunglah dalam berbagai kegiatan
Banyak perkumpulan, organisasi, atau klub profesional yang didirikan dengan tujuan untuk membangun jaringan. Agar jaringan Anda semakin mantap, cobalah bergabung di salah satu perkumpulan yang paling sesuai dengan Anda. Bisa organisasi profesional atau sosial lainnya. Ini merupakan cara efektif untuk bertemu, berkenalan dan melakukan kontak dengan orang-orang yang bisa membantu perkembangan karir Anda. Jangan lupa, ikutilah kursus, pelatihan profesional atau milis di internet.
Nah sudahkah Anda melakukannya? Ingat, kemampuan Anda dalam menjalin jaringan kerja, akan memudahkan Anda memasuki pergaulan di dunia profesional. So, jika selama ini Anda 'adem-adem' aja alias nggak pernah memikirkan networking yang baik, coba deh mulai dari sekarang, dan rasakan manfaatnya....!
Mempertahankan Gairah Kerja
Diposting oleh klulaku di 20.20 0 komentar
Nah, Anda yang seringkali kehilangan gairah dan semangat di kantor, coba simak cara-cara sederhana ini. Siapa tau Anda tertarik melakukannya.
* Istirahat
Saran yang klasik memang. Namun, jika Anda meluangkan waktu lima menit saja di tengah pekerjaan yang menumpuk, dapat memompa semangat Anda untuk kembali bekerja. Dalam waktu yang singkat itu, Anda bisa memejamkan mata sejenak dan membayangkan hal-hal yang menyenangkan.
* Ngobrol dengan rekan kerja
Berbicara sejenak dengan orang lain membuat otak dan mood Anda selalu siaga. Lagipula berbicara membutuhkan energi sehingga melenyapkan kantuk. Aktivitas ringan yang melibatkan interaksi dengan orang lain, membuat semangat Anda tetap utuh. Asal tidak kebablasan, mengapa tidak?
* Ngemil
Sibuk bekerja, sekalipun hanya di depan komputer, cukup menyita pikiran dan energi Anda. Tanpa Anda sadari fisik Anda akan melemah. Wajar jika tiba-tiba Anda merasa lapar, apalagi jika Anda berada di ruangan dingin ber-ac. Nah tak ada salahnya jika Anda sediakan camilan di meja Anda. Jadi, jika suatu waktu perut Anda keroncongan, camilan itu bisa membantu mengatasinya. Mengunyah camilan juga bisa jadi ajang refreshing loh, biar Anda nggak suntuk dan ngantuk. Tapi ada baiknya jika saat makan siang, jangan makan terlalu banyak karena akan membuat Anda ngantuk dan kehilangan konsentrasi.
* Bergerak
Gerakan ringan seperti memutar kepala ke kiri kanan, jalan di tempat, memutar tubuh ke kiri dan kanan, bermanfaat mengembalikan mood Anda yang hilang. Tubuh terasa lebih segar dan semangat Anda pun kembali lagi.
* Ngopi
Minum kopi kurang dari tiga gelas sehari bisa mengatasi kantuk Anda. Kafein di dalamnya memperlambat proses kantuk di siang atau malam hari. Namun, cara ini disarankan untuk Anda yang memang terbiasa mengkonsumsi kopi. Jika tidak terbiasa, kopi bisa diganti susu atau energi drink lainnya.
* Denger musik
Nggak ada salahnya, jika sambil bekerja Anda dengarkan musik kesukaan Anda. Karena musik diyakini dapat menambah semangat dan vitalitas Anda. Dengarkan dengan volume yang tak mengganggu rekan lain.
Pada dasarnya, Anda harus berusaha agar semangat dan stamina Anda tetap terjaga. Jangan biarkan kelesuan mengganggu aktivitas Anda. Sesederhana apapun itu, jika dampaknya mampu mengembalikan kegairahan Anda, lakukanlah. Nah sudahkan Anda melakukannya? Atau Anda punya cara lain?
* Istirahat
Saran yang klasik memang. Namun, jika Anda meluangkan waktu lima menit saja di tengah pekerjaan yang menumpuk, dapat memompa semangat Anda untuk kembali bekerja. Dalam waktu yang singkat itu, Anda bisa memejamkan mata sejenak dan membayangkan hal-hal yang menyenangkan.
* Ngobrol dengan rekan kerja
Berbicara sejenak dengan orang lain membuat otak dan mood Anda selalu siaga. Lagipula berbicara membutuhkan energi sehingga melenyapkan kantuk. Aktivitas ringan yang melibatkan interaksi dengan orang lain, membuat semangat Anda tetap utuh. Asal tidak kebablasan, mengapa tidak?
* Ngemil
Sibuk bekerja, sekalipun hanya di depan komputer, cukup menyita pikiran dan energi Anda. Tanpa Anda sadari fisik Anda akan melemah. Wajar jika tiba-tiba Anda merasa lapar, apalagi jika Anda berada di ruangan dingin ber-ac. Nah tak ada salahnya jika Anda sediakan camilan di meja Anda. Jadi, jika suatu waktu perut Anda keroncongan, camilan itu bisa membantu mengatasinya. Mengunyah camilan juga bisa jadi ajang refreshing loh, biar Anda nggak suntuk dan ngantuk. Tapi ada baiknya jika saat makan siang, jangan makan terlalu banyak karena akan membuat Anda ngantuk dan kehilangan konsentrasi.
* Bergerak
Gerakan ringan seperti memutar kepala ke kiri kanan, jalan di tempat, memutar tubuh ke kiri dan kanan, bermanfaat mengembalikan mood Anda yang hilang. Tubuh terasa lebih segar dan semangat Anda pun kembali lagi.
* Ngopi
Minum kopi kurang dari tiga gelas sehari bisa mengatasi kantuk Anda. Kafein di dalamnya memperlambat proses kantuk di siang atau malam hari. Namun, cara ini disarankan untuk Anda yang memang terbiasa mengkonsumsi kopi. Jika tidak terbiasa, kopi bisa diganti susu atau energi drink lainnya.
* Denger musik
Nggak ada salahnya, jika sambil bekerja Anda dengarkan musik kesukaan Anda. Karena musik diyakini dapat menambah semangat dan vitalitas Anda. Dengarkan dengan volume yang tak mengganggu rekan lain.
Pada dasarnya, Anda harus berusaha agar semangat dan stamina Anda tetap terjaga. Jangan biarkan kelesuan mengganggu aktivitas Anda. Sesederhana apapun itu, jika dampaknya mampu mengembalikan kegairahan Anda, lakukanlah. Nah sudahkan Anda melakukannya? Atau Anda punya cara lain?
Mendapatkan Pengakuan yang Layak
Diposting oleh klulaku di 20.19 0 komentar
Berikut adalah pilihan-pilihan langkah yang bisa Anda ikuti:
* Bangun rencana untuk mendapatkan lebih banyak
Buatlah prioritas untuk membangun jalan mendapatkan pengakuan. Lakukan hal-hal hebat yang sebelumnya tidak pernah Anda lakukan. Lakukan dengan sungguh-sungguh kemudian publikasikan pada yang lain bahwa Anda telah melakukannya dengan baik. Jika bos menyadarinya, dia pasti akan mengatakan "Anda semakin baik dalam hal ini!"
* Buat Rencana untuk memberikannya bagi diri Anda sendiri
Misalkan bidang tugas Anda adalah membuat arsip kemenangan yang mengandung surat-surat dan catatan-catatan penghargaan dari rekan-rekan, konsumen dan manajer. Kapanpun jika bos mencela Anda untuk alasan yang tidak jelas, keluarkan saja semua arsip yang sudah Anda buat dan bacakan semua kisah kesuksesan pribadi Anda. Anda akan mendapatkan peningkatan segera.
* Pastikan Anda memberikannya untuk orang lain
Bahkan bila manajer Anda yang sekarang tidak terlalu sensitif atau tanggap dalam melihat Anda melakukan segala sesuatu dengan benar, hal itu tidak berarti Anda harus mengikutinya. Ambil waktu untuk berterima kasih pada bos Anda bila ia melakukan sesuatu yang Anda hargai.
Nah sudahkan Anda mendapatkan pengakuan yang layak? Jika Anda merasa belum, upayakanlah dari sekarang! Karena suka atau tidak, sebuah pengakuan atas prestasi atau kemampuan Anda, akan mengantarkan Anda pada jenjang yang lebih baik!
* Bangun rencana untuk mendapatkan lebih banyak
Buatlah prioritas untuk membangun jalan mendapatkan pengakuan. Lakukan hal-hal hebat yang sebelumnya tidak pernah Anda lakukan. Lakukan dengan sungguh-sungguh kemudian publikasikan pada yang lain bahwa Anda telah melakukannya dengan baik. Jika bos menyadarinya, dia pasti akan mengatakan "Anda semakin baik dalam hal ini!"
* Buat Rencana untuk memberikannya bagi diri Anda sendiri
Misalkan bidang tugas Anda adalah membuat arsip kemenangan yang mengandung surat-surat dan catatan-catatan penghargaan dari rekan-rekan, konsumen dan manajer. Kapanpun jika bos mencela Anda untuk alasan yang tidak jelas, keluarkan saja semua arsip yang sudah Anda buat dan bacakan semua kisah kesuksesan pribadi Anda. Anda akan mendapatkan peningkatan segera.
* Pastikan Anda memberikannya untuk orang lain
Bahkan bila manajer Anda yang sekarang tidak terlalu sensitif atau tanggap dalam melihat Anda melakukan segala sesuatu dengan benar, hal itu tidak berarti Anda harus mengikutinya. Ambil waktu untuk berterima kasih pada bos Anda bila ia melakukan sesuatu yang Anda hargai.
Nah sudahkan Anda mendapatkan pengakuan yang layak? Jika Anda merasa belum, upayakanlah dari sekarang! Karena suka atau tidak, sebuah pengakuan atas prestasi atau kemampuan Anda, akan mengantarkan Anda pada jenjang yang lebih baik!
Menambah Kualitas Diri
Diposting oleh klulaku di 20.19 0 komentar
Tidak bisa tidak, jika Anda ingin terus mencetak keberhasilan, Anda wajib menambah kualitas diri dengan memanfaatkan menit demi menit dari waktu Anda. Saran di bawah ini berguna bagi Anda yang ingin melakukannya:
* Ikuti informasi terbaru
Jangan lewatkan waktu senggang Anda dengan melamun atau berkhayal yang bukan-bukan, lebih baik Anda manfaatkan waktu itu untuk melahap berbagai informasi terbaru. Toh, sumber informasi belakangan ini semakin beragam. Anda bisa mendapatkan informasi terkini dari surat kabar, tabloid, majalah, internet, radio, televisi, dll. Dengan mengikutinya, paling tidak wawasan Anda akan terus bertambah. Sehingga Anda nggak ketinggalan berita!
* Contohlah orang-orang yang sukses
Konon, figur atau tokoh orang-orang sukses bisa menjadi sumber inspirasi Anda untuk mencapai keberhasilan. Ketahuilah motto, motivasi hidup, dan cara-cara mereka dalam meraih sukses. Siapa tau hal itu bisa menambah semangat Anda untuk sukses. Atau tak perlu jauh-jauh, perhatikan daftar orang-orang berhasil di lingkungan kantor Anda. Cari tau, apa yang membuatnya berhasil. Kemudian rencanakan langkah untuk masuk dalam daftar orang-orang yang berhasil.
* Rencanakan penambahan ketrampilan
Buatlah daftar keahlian dan ketrampilan yang sudah Anda kuasai dan mana yang belum. Kemudian buatlah rencana untuk menguasai ketrampilan yang belum Anda miliki. Antara lain Anda bisa mengikuti kursus, seminar, kelompok diskusi, atau mungkin sekolah lagi. Tapi ingat, ikuti itu semua dengan serius, jangan setengah-setengah.
* Bersaing sehat
Bersainglah secara sehat di kantor Anda. Jika ada rekan yang lebih berhasil dari Anda, jangan iri dan menjadikannya musuh. Justru sebaliknya, ia bisa menjadi cambuk agar Anda bisa menandingi kesuksesannya dengan cara-cara yang positif. Kalau perlu, Anda bisa menjadikannya teman diskusi atau sharing tentang langkah menuju keberhasilan.
Pada dasarnya, kemauan yang kuat dari dalam diri Anda untuk terus menambah bobot dan kualitas diri akan mendukung tercapainya kesuksesan itu. Maka, lakukanlah dengan niat tulus dan sungguh-sungguh. Sehingga Anda mampu menembus persaingan yang belakangan ini semakin mengerikan. Ingat, tak ada orang yang lebih bodoh selain orang yang tak menyadari kekurangannya. Sukses untuk Anda...!
* Ikuti informasi terbaru
Jangan lewatkan waktu senggang Anda dengan melamun atau berkhayal yang bukan-bukan, lebih baik Anda manfaatkan waktu itu untuk melahap berbagai informasi terbaru. Toh, sumber informasi belakangan ini semakin beragam. Anda bisa mendapatkan informasi terkini dari surat kabar, tabloid, majalah, internet, radio, televisi, dll. Dengan mengikutinya, paling tidak wawasan Anda akan terus bertambah. Sehingga Anda nggak ketinggalan berita!
* Contohlah orang-orang yang sukses
Konon, figur atau tokoh orang-orang sukses bisa menjadi sumber inspirasi Anda untuk mencapai keberhasilan. Ketahuilah motto, motivasi hidup, dan cara-cara mereka dalam meraih sukses. Siapa tau hal itu bisa menambah semangat Anda untuk sukses. Atau tak perlu jauh-jauh, perhatikan daftar orang-orang berhasil di lingkungan kantor Anda. Cari tau, apa yang membuatnya berhasil. Kemudian rencanakan langkah untuk masuk dalam daftar orang-orang yang berhasil.
* Rencanakan penambahan ketrampilan
Buatlah daftar keahlian dan ketrampilan yang sudah Anda kuasai dan mana yang belum. Kemudian buatlah rencana untuk menguasai ketrampilan yang belum Anda miliki. Antara lain Anda bisa mengikuti kursus, seminar, kelompok diskusi, atau mungkin sekolah lagi. Tapi ingat, ikuti itu semua dengan serius, jangan setengah-setengah.
* Bersaing sehat
Bersainglah secara sehat di kantor Anda. Jika ada rekan yang lebih berhasil dari Anda, jangan iri dan menjadikannya musuh. Justru sebaliknya, ia bisa menjadi cambuk agar Anda bisa menandingi kesuksesannya dengan cara-cara yang positif. Kalau perlu, Anda bisa menjadikannya teman diskusi atau sharing tentang langkah menuju keberhasilan.
Pada dasarnya, kemauan yang kuat dari dalam diri Anda untuk terus menambah bobot dan kualitas diri akan mendukung tercapainya kesuksesan itu. Maka, lakukanlah dengan niat tulus dan sungguh-sungguh. Sehingga Anda mampu menembus persaingan yang belakangan ini semakin mengerikan. Ingat, tak ada orang yang lebih bodoh selain orang yang tak menyadari kekurangannya. Sukses untuk Anda...!
Kenali Pemicu Rasa Bosan di Kantor
Diposting oleh klulaku di 20.18 0 komentar
Emang sih rasa bosan, jenuh, boring dan sejenisnya adalah hal yang sangat manusiawi melanda para pekerja atau siapapun. Rasanya aneh juga kalau hidup ini nggak pernah merasa bosan. Tetapi penyebab kebosanan itu sendiri sangat individual sifatnya pada setiap orang. Sehingga kadar kejenuhan pada tiap orang pun berbeda pula.
Berikut ini adalah beberapa hal yang memicu kebosanan di kantor:
* Beban kerja menumpuk
Beban kerja yang 'menggunung' melebihi kapasitas memang bisa bikin Anda 'senewen'. Kalau Anda nggak mampu meng-handle, kepala rasanya mau pecah. Tambah bete lagi kalau beban kerja Anda yang berat itu nggak sebanding dengan beban kerja rekan-rekan satu divisi yang jauh lebih ringan. Rasanya bete banget. Ketika kondisi ini sudah sampai pada puncaknya Anda akan terseret pada rasa bosan yang amat sangat.
* Banyak tuntutan
Banyaknya tuntutan kerja tanpa deskripsi yang jelas juga bikin Anda 'keder'. Akibatnya Anda bingung darimana dan bagaimana cara menyelesaikannya. Kalau kondisinya begini terus menerus, sudah bisa ditebak lama-lama Anda akan bosan.
* Sering gagal
Rasanya ungkapan yang mengatakan 'kegagalan adalah sukses yang tertunda' adalah hiburan belaka bagi Anda yang sering kali gagal. Padahal kalau gagal terus menerus kapan suksesnya? Jenuh juga kan kalau setiap tugas yang Anda kerjakan selalu ditolak dan nggak pernah dianggap bener oleh bos? Akibatnya Anda akan 'down' dan boring banget di kantor.
* Nggak sempet refreshing
Saking banyaknya kerjaan seringkali mengharuskan Anda 'lembur'. Bahkan di hari libur seperti Sabtu dan Minggu dimana seharusnya Anda beristirahat pun Anda mesti masuk untuk menyelesaikan tugas. Tahu nggak, kerja terus menerus seperti ini sampai Anda nggak bisa refreshing sama sekali adalah penyebab rasa bosan yang akut. Lagian siapa juga sih yang tahan capek terus-menerus? Kalau capek lalu refreshing sih masih mending, rasa jenuh dan bete bisa ilang seketika. Tapi kalau saking sibuknya, Anda sampai nggak bisa refreshing, yang ada cuma rasa lelah dan jenuh yang berkepanjangan.
Lalu gimana mengatasinya? Untuk menanggulanginya, tentu saja Anda harus mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Kemudian lakukan tindakan untuk mengatasinya. Misalnya jika Anda jenuh akibat nggak sempet rekreasi, maka sempatkanlah rekreasi. Jangan cuma bisa sedih, stres, dan manyun aja. Kalau cuma pasrah, rasa bosan Anda bisa berlanjut pada tahap 'kelelahan mental', lama-lama bisa stres berat loh! Makanya bangkit dan enyahkan rasa jenuh Anda itu. Kalau rasa bosan sudah bisa diatasi, dijamin Anda nggak feeling blue lagi deh...!
Berikut ini adalah beberapa hal yang memicu kebosanan di kantor:
* Beban kerja menumpuk
Beban kerja yang 'menggunung' melebihi kapasitas memang bisa bikin Anda 'senewen'. Kalau Anda nggak mampu meng-handle, kepala rasanya mau pecah. Tambah bete lagi kalau beban kerja Anda yang berat itu nggak sebanding dengan beban kerja rekan-rekan satu divisi yang jauh lebih ringan. Rasanya bete banget. Ketika kondisi ini sudah sampai pada puncaknya Anda akan terseret pada rasa bosan yang amat sangat.
* Banyak tuntutan
Banyaknya tuntutan kerja tanpa deskripsi yang jelas juga bikin Anda 'keder'. Akibatnya Anda bingung darimana dan bagaimana cara menyelesaikannya. Kalau kondisinya begini terus menerus, sudah bisa ditebak lama-lama Anda akan bosan.
* Sering gagal
Rasanya ungkapan yang mengatakan 'kegagalan adalah sukses yang tertunda' adalah hiburan belaka bagi Anda yang sering kali gagal. Padahal kalau gagal terus menerus kapan suksesnya? Jenuh juga kan kalau setiap tugas yang Anda kerjakan selalu ditolak dan nggak pernah dianggap bener oleh bos? Akibatnya Anda akan 'down' dan boring banget di kantor.
* Nggak sempet refreshing
Saking banyaknya kerjaan seringkali mengharuskan Anda 'lembur'. Bahkan di hari libur seperti Sabtu dan Minggu dimana seharusnya Anda beristirahat pun Anda mesti masuk untuk menyelesaikan tugas. Tahu nggak, kerja terus menerus seperti ini sampai Anda nggak bisa refreshing sama sekali adalah penyebab rasa bosan yang akut. Lagian siapa juga sih yang tahan capek terus-menerus? Kalau capek lalu refreshing sih masih mending, rasa jenuh dan bete bisa ilang seketika. Tapi kalau saking sibuknya, Anda sampai nggak bisa refreshing, yang ada cuma rasa lelah dan jenuh yang berkepanjangan.
Lalu gimana mengatasinya? Untuk menanggulanginya, tentu saja Anda harus mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Kemudian lakukan tindakan untuk mengatasinya. Misalnya jika Anda jenuh akibat nggak sempet rekreasi, maka sempatkanlah rekreasi. Jangan cuma bisa sedih, stres, dan manyun aja. Kalau cuma pasrah, rasa bosan Anda bisa berlanjut pada tahap 'kelelahan mental', lama-lama bisa stres berat loh! Makanya bangkit dan enyahkan rasa jenuh Anda itu. Kalau rasa bosan sudah bisa diatasi, dijamin Anda nggak feeling blue lagi deh...!
Cara Aman Curi Perhatian Bos
Diposting oleh klulaku di 20.18 1 komentar
Tapi menarik perhatian bos itu nggak gampang loh! Kalau Anda nggak tau strateginya, bisa-bisa Anda dicap 'carmuk' alias cari muka. Lebih parah lagi Anda bisa dicap sebagai 'penjilat' bos. Nah Anda pasti nggak mau dong mendapat cap yang negatif hanya gara-gara berusaha mendapatkan perhatian bos?
Biar aman, ikuti trik mencuri perhatian bos di bawah ini:
* Curi perhatian atasan secara nggak langsung
Umumnya, orang yang memiliki otoritas nggak suka disanjung apalagi secara berlebihan. Mereka akan cepat tahu, jika Anda menyanjungnya berarti Anda sedang berusaha untuk menarik perhatiannya. So, Anda harus tahu kiatnya. Caranya, hindari menjadi 'yes person' setiap kali bos berbicara. Sebelum memberi komentar, sebaiknya Anda pikirkan dan pelajari ucapan bos. Kemudian berikan komentar yang paling objektif atas ucapan bos. Kalau perlu, lontarkan 'kritik' yang kondusif bagi bos.
* Pahami hirarki perusahaan
Untuk menarik perhatian bos, Anda harus mengetahui hirarki perusahaan. Anda nggak bisa begitu saja berdiskusi dengan bos dan bebas keluar masuk ruangannya. Anda harus menembus hirarki yang berlaku di perusahaan. Misalnya untuk berhubungan secara khusus dengan bos, Anda harus konfirmasi melalui sekretarisya. Karena itu Anda pun harus menjalin hubungan baik dengan sekretaris bos.
* Datang lebih dulu dari bos
Etikanya, sebagai anak buah Anda harus datang lebih awal daripada bos. Karena memang terlihat nggak enak, kalau Anda datang belakangan, sementara bos sudah sibuk dengan pekerjaannya. Masalah 'kedatangan' ini, juga mempengaruhi penilaian bos atas diri Anda.
* Ringankan beban atasan
Kalau Anda tahu bahwa bos sedang begitu banyak urusan dan pekerjaan, tak ada salahnya jika Anda menawarkan bantuan. Misalnya saat Anda beranjak pulang, bos masih berkutat dengan pekerjaannya, katakan, "Apakah saya perlu pulang belakangan untuk membantu pekerjaan Anda?". Dan jika bos tidak memerlukan bantuan Anda, jangan mengada-ada dengan membantunya ini itu.
* Ketahui saat-saat khusus bos
Berikan ucapan selamat pada ulang tahun bos, kenaikan pangkat, atau kelahiran putranya. Walau sepele, ucapan selamat semacam ini akan membuat bos merasa dihargai dan diperhatikan. Kadang, perhatian kecil semacam ini membuat bos terkesan dan teringat pada Anda.
Jika Anda telah berhasil mencuri perhatian bos, Anda harus mempertahankan perhatiannya dengan menunjukkan kualitas kerja dan performa Anda. Jangan sekalipun memanfaatkan perhatian bos untuk menembus 'jalan pintas' menuju kesuksesan. Jika Anda mampu bersikap dan bertindak secara wajar dengan tetap menunjukkan dedikasi dan loyalitas, rasanya kesuksesan bukan hal yang mustahil bagi Anda.
Biar aman, ikuti trik mencuri perhatian bos di bawah ini:
* Curi perhatian atasan secara nggak langsung
Umumnya, orang yang memiliki otoritas nggak suka disanjung apalagi secara berlebihan. Mereka akan cepat tahu, jika Anda menyanjungnya berarti Anda sedang berusaha untuk menarik perhatiannya. So, Anda harus tahu kiatnya. Caranya, hindari menjadi 'yes person' setiap kali bos berbicara. Sebelum memberi komentar, sebaiknya Anda pikirkan dan pelajari ucapan bos. Kemudian berikan komentar yang paling objektif atas ucapan bos. Kalau perlu, lontarkan 'kritik' yang kondusif bagi bos.
* Pahami hirarki perusahaan
Untuk menarik perhatian bos, Anda harus mengetahui hirarki perusahaan. Anda nggak bisa begitu saja berdiskusi dengan bos dan bebas keluar masuk ruangannya. Anda harus menembus hirarki yang berlaku di perusahaan. Misalnya untuk berhubungan secara khusus dengan bos, Anda harus konfirmasi melalui sekretarisya. Karena itu Anda pun harus menjalin hubungan baik dengan sekretaris bos.
* Datang lebih dulu dari bos
Etikanya, sebagai anak buah Anda harus datang lebih awal daripada bos. Karena memang terlihat nggak enak, kalau Anda datang belakangan, sementara bos sudah sibuk dengan pekerjaannya. Masalah 'kedatangan' ini, juga mempengaruhi penilaian bos atas diri Anda.
* Ringankan beban atasan
Kalau Anda tahu bahwa bos sedang begitu banyak urusan dan pekerjaan, tak ada salahnya jika Anda menawarkan bantuan. Misalnya saat Anda beranjak pulang, bos masih berkutat dengan pekerjaannya, katakan, "Apakah saya perlu pulang belakangan untuk membantu pekerjaan Anda?". Dan jika bos tidak memerlukan bantuan Anda, jangan mengada-ada dengan membantunya ini itu.
* Ketahui saat-saat khusus bos
Berikan ucapan selamat pada ulang tahun bos, kenaikan pangkat, atau kelahiran putranya. Walau sepele, ucapan selamat semacam ini akan membuat bos merasa dihargai dan diperhatikan. Kadang, perhatian kecil semacam ini membuat bos terkesan dan teringat pada Anda.
Jika Anda telah berhasil mencuri perhatian bos, Anda harus mempertahankan perhatiannya dengan menunjukkan kualitas kerja dan performa Anda. Jangan sekalipun memanfaatkan perhatian bos untuk menembus 'jalan pintas' menuju kesuksesan. Jika Anda mampu bersikap dan bertindak secara wajar dengan tetap menunjukkan dedikasi dan loyalitas, rasanya kesuksesan bukan hal yang mustahil bagi Anda.
Manajemen Waktu Bagi Orang Sukses
Diposting oleh klulaku di 20.18 0 komentar
Anda yang ingin sukses, ikuti tips manajemen waktu orang-orang sukses berikut ini:
* Tetapkan tujuan dan cita-cita hidup Anda
Tanyakan pada diri sendiri, ‘Untuk apa saya hidup?’ ‘Apa yang saya inginkan?’,’Apa yang harus saya lakukan?’. Lalu tulis semua jawaban Anda dalam sebuah buku. Ingat, tetapkan tujuan dan cita-cita yang realistis dan terukur dalam arti sesuai dengan kemampuan Anda. Karena orang-orang yang sukses dan bahagia adalah orang-orang yang mengetahui tujuan hidup dan menyadari kemampuannya.
* Lakukan perencanaan
Luangkan waktu Anda untuk membuat perencanaan hidup Anda. Tetapkan rencana apa saja yang akan Anda lakukan untuk mencapai tujuan dan cita-cita hidup Anda. Buat rencana secara cermat. Misalnya rencana untuk menyusun proposal, mengadakan presentasi, menemui klien, memulai bisnis baru, dll.
* Tetapkan skala prioritas
Setelah membuat perencanaan, buatlah daftar hal-hal yang harus Anda capai dalam waktu dekat. Misalnya, apa yang harus Anda raih dalam minggu depan, bulan depan, tahun depan, dan seterusnya. Contohnya minggu depan Anda harus sudah bisa ‘menggolkan’ tender, bulan depan Anda sudah menjalankan proyek penting, tahun depan Anda sudah bisa menikmati hasil kerja Anda, dsb.
* Batasi rencana Anda
Terlalu banyak rencana juga bukanlah hal yang baik jika Anda sadar tidak mungkin mengerjakan semuanya. Rencana yang terlalu banyak hanya akan membuat Anda stres. Bahkan jika Anda gagal mencapainya Anda bisa frustasi. Buatlah rencana yang Anda yakin dapat menyelesaikannya.
* Luangkan waktu
Walau Anda sudah memiliki sejumlah rencana yang akan segera Anda kerjakan, jangan lupa luangkan waktu Anda untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan bagi Anda pribadi. Misalnya tidur/beristirahat, melakukan hobi, berkumpul dengan keluarga dan sahabat, berolahraga, belanja, dan bermain internet. Tetapi jangan sampai kesenangan itu menyita waktu Anda sehingga mengesampingkan hal-hal yang lebih penting.
Dengan demikian waktu Anda yang berharga akan lebih efektif bukan? Jika Anda sudah mempraktekkan manajemen waktu ini dengan benar, semoga kesuksesan akan segera Anda raih. Selamat mencoba…!
* Tetapkan tujuan dan cita-cita hidup Anda
Tanyakan pada diri sendiri, ‘Untuk apa saya hidup?’ ‘Apa yang saya inginkan?’,’Apa yang harus saya lakukan?’. Lalu tulis semua jawaban Anda dalam sebuah buku. Ingat, tetapkan tujuan dan cita-cita yang realistis dan terukur dalam arti sesuai dengan kemampuan Anda. Karena orang-orang yang sukses dan bahagia adalah orang-orang yang mengetahui tujuan hidup dan menyadari kemampuannya.
* Lakukan perencanaan
Luangkan waktu Anda untuk membuat perencanaan hidup Anda. Tetapkan rencana apa saja yang akan Anda lakukan untuk mencapai tujuan dan cita-cita hidup Anda. Buat rencana secara cermat. Misalnya rencana untuk menyusun proposal, mengadakan presentasi, menemui klien, memulai bisnis baru, dll.
* Tetapkan skala prioritas
Setelah membuat perencanaan, buatlah daftar hal-hal yang harus Anda capai dalam waktu dekat. Misalnya, apa yang harus Anda raih dalam minggu depan, bulan depan, tahun depan, dan seterusnya. Contohnya minggu depan Anda harus sudah bisa ‘menggolkan’ tender, bulan depan Anda sudah menjalankan proyek penting, tahun depan Anda sudah bisa menikmati hasil kerja Anda, dsb.
* Batasi rencana Anda
Terlalu banyak rencana juga bukanlah hal yang baik jika Anda sadar tidak mungkin mengerjakan semuanya. Rencana yang terlalu banyak hanya akan membuat Anda stres. Bahkan jika Anda gagal mencapainya Anda bisa frustasi. Buatlah rencana yang Anda yakin dapat menyelesaikannya.
* Luangkan waktu
Walau Anda sudah memiliki sejumlah rencana yang akan segera Anda kerjakan, jangan lupa luangkan waktu Anda untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan bagi Anda pribadi. Misalnya tidur/beristirahat, melakukan hobi, berkumpul dengan keluarga dan sahabat, berolahraga, belanja, dan bermain internet. Tetapi jangan sampai kesenangan itu menyita waktu Anda sehingga mengesampingkan hal-hal yang lebih penting.
Dengan demikian waktu Anda yang berharga akan lebih efektif bukan? Jika Anda sudah mempraktekkan manajemen waktu ini dengan benar, semoga kesuksesan akan segera Anda raih. Selamat mencoba…!
Mengembangkan Rasa Pede
Diposting oleh klulaku di 20.17 0 komentar
So, jika Anda termasuk orang yang tidak atau kurang ‘pede’, jangan cuma pasrah. Tumbuhkan dan kembangkan rasa percaya diri Anda. Dan jika Anda sudah memiliki rasa percaya diri yang baik, peliharalah rasa ‘pede’ tersebut. Caranya? Lakukan hal-hal berikut ini:
* Pujilah diri sendiri
Jangan ragu untuk memberi selamat pada diri sendiri ketika Anda berhasil meraih prestasi, walau sekecil apapun. Caranya yaitu dengan berbicara pada diri sendiri, “ya saya memang pantas mendapatkannya karena saya telah bekerja keras”. Kalau perlu berikan hadiah pada diri sendiri, misalnya dengan membeli sepatu atau jam tangan yang telah lama Anda inginkan. Memuji diri sendiri sepanjang tidak merugikan dan menggangu orang lain dapat berpengaruh positif pada Anda. Karena tindakan ini dapat membantu Anda lebih percaya diri dan optimis dalam mengerjakan apapun, terutama dalam melaksanakan tugas-tugas Anda. Dengan demikian Anda juga telah belajar menghargai diri sendiri.
* Buatlah agar orang lain menghormati Anda
Ingat, Anda tidak bisa memaksa orang lain menghormati Anda jika anda sendiri tidak menghormati diri sendiri dan orang lain. Cara bicara yang seenaknya dan gaya berpakaian Anda yang tidak sopan adalah contoh bahwa Anda tidak menghormati diri sendiri. Jika Anda tidak bisa menghormati diri sendiri bagaimana orang lain mau menghormati Anda? Menghormati orang lain tanpa memandang pangkat dan jabatan juga merupakan upaya agar orang lain menghormati Anda. Jika Anda merasa orang lain menghormati Anda, Anda akan lebih percaya diri dalam melakukan apapun. Patut Anda catat, membuat orang lain agar menghormati Anda bukan berarti Anda ‘gila hormat’.
* Jangan takut gagal
Orang yang selalu takut gagal mustahil bisa mempunyai rasa ‘pede’ yang lebih baik. Mereka yang takut gagal selalu dihantui rasa bersalah setiap ingin melakukan apapun. Hal ini jelas akan menghambat kemajuan karir Anda. Jika Anda pernah mengalami kegagalan masa lalu jangan jadikan kegagalan itu sebagai masalah ‘traumatis’. Tapi sebaliknya jadikan pengalaman dan pelajaran berharga untuk meraih yang lebih baik. Dengan mengenyahkan rasa cemas dan takut ‘gagal’ otomatis rasa percaya diri Anda akan tumbuh.
* Buatlah target sukses yang lebih luas
Membatasi target sukses hanya membuat Anda terbelenggu pada ukuran sukses yang sesungguhnya amat relatif. Umumnya, jika Anda sudah mencapai kesuksesan yang diinginkan, Anda akan merasa puas dan membuat berhenti sampai disitu. Sehingga Anda merasa tidak perlu berjuang lebih keras. Karena itu jangan batasi kualitas dan kuantitas kesuksesan Anda. Sekali Anda mencapai sukses yang telah Anda targetkan, Anda akan sulit untuk lebih maju dan berkembang. Dan ingat, setiap kali Anda mengimpikan sukses, setiap kali itu pula Anda akan merasa lebih pede dalam menggapainya.
* Yakin bahwa Anda bisa
Tanamkan keyakinan pada diri sendiri bahwa Anda bisa melakukan dan menyelesaikan pekerjaan apapun, bahkan yang paling sulit sekalipun. Dengan demikian Anda telah berpikir positif terhadap diri sendiri. Dan hal ini dapat memberi kekuatan dan menumbuhkan percaya diri pada Anda setiap kali Anda ingin melakukan sesuatu.
Jika Anda telah memiliki rasa percaya diri yang baik, berarti modal untuk meraih sukses telah berada dalam genggaman Anda. Tetapi tentu rasa 'pede' saja tidak cukup untuk menggapai sukses. Untuk menggapainya perlu dibarengi usaha, kerja keras dan doa. Sukses untuk Anda
* Pujilah diri sendiri
Jangan ragu untuk memberi selamat pada diri sendiri ketika Anda berhasil meraih prestasi, walau sekecil apapun. Caranya yaitu dengan berbicara pada diri sendiri, “ya saya memang pantas mendapatkannya karena saya telah bekerja keras”. Kalau perlu berikan hadiah pada diri sendiri, misalnya dengan membeli sepatu atau jam tangan yang telah lama Anda inginkan. Memuji diri sendiri sepanjang tidak merugikan dan menggangu orang lain dapat berpengaruh positif pada Anda. Karena tindakan ini dapat membantu Anda lebih percaya diri dan optimis dalam mengerjakan apapun, terutama dalam melaksanakan tugas-tugas Anda. Dengan demikian Anda juga telah belajar menghargai diri sendiri.
* Buatlah agar orang lain menghormati Anda
Ingat, Anda tidak bisa memaksa orang lain menghormati Anda jika anda sendiri tidak menghormati diri sendiri dan orang lain. Cara bicara yang seenaknya dan gaya berpakaian Anda yang tidak sopan adalah contoh bahwa Anda tidak menghormati diri sendiri. Jika Anda tidak bisa menghormati diri sendiri bagaimana orang lain mau menghormati Anda? Menghormati orang lain tanpa memandang pangkat dan jabatan juga merupakan upaya agar orang lain menghormati Anda. Jika Anda merasa orang lain menghormati Anda, Anda akan lebih percaya diri dalam melakukan apapun. Patut Anda catat, membuat orang lain agar menghormati Anda bukan berarti Anda ‘gila hormat’.
* Jangan takut gagal
Orang yang selalu takut gagal mustahil bisa mempunyai rasa ‘pede’ yang lebih baik. Mereka yang takut gagal selalu dihantui rasa bersalah setiap ingin melakukan apapun. Hal ini jelas akan menghambat kemajuan karir Anda. Jika Anda pernah mengalami kegagalan masa lalu jangan jadikan kegagalan itu sebagai masalah ‘traumatis’. Tapi sebaliknya jadikan pengalaman dan pelajaran berharga untuk meraih yang lebih baik. Dengan mengenyahkan rasa cemas dan takut ‘gagal’ otomatis rasa percaya diri Anda akan tumbuh.
* Buatlah target sukses yang lebih luas
Membatasi target sukses hanya membuat Anda terbelenggu pada ukuran sukses yang sesungguhnya amat relatif. Umumnya, jika Anda sudah mencapai kesuksesan yang diinginkan, Anda akan merasa puas dan membuat berhenti sampai disitu. Sehingga Anda merasa tidak perlu berjuang lebih keras. Karena itu jangan batasi kualitas dan kuantitas kesuksesan Anda. Sekali Anda mencapai sukses yang telah Anda targetkan, Anda akan sulit untuk lebih maju dan berkembang. Dan ingat, setiap kali Anda mengimpikan sukses, setiap kali itu pula Anda akan merasa lebih pede dalam menggapainya.
* Yakin bahwa Anda bisa
Tanamkan keyakinan pada diri sendiri bahwa Anda bisa melakukan dan menyelesaikan pekerjaan apapun, bahkan yang paling sulit sekalipun. Dengan demikian Anda telah berpikir positif terhadap diri sendiri. Dan hal ini dapat memberi kekuatan dan menumbuhkan percaya diri pada Anda setiap kali Anda ingin melakukan sesuatu.
Jika Anda telah memiliki rasa percaya diri yang baik, berarti modal untuk meraih sukses telah berada dalam genggaman Anda. Tetapi tentu rasa 'pede' saja tidak cukup untuk menggapai sukses. Untuk menggapainya perlu dibarengi usaha, kerja keras dan doa. Sukses untuk Anda
Pelihara Kesehatan Mata Anda!
Diposting oleh klulaku di 20.17 0 komentar
So, untuk menjaga kesehatan mata Anda, usahakan agar mata Anda tidak terlalu lelah. Mata yang kelelahan akan terasa tegang, gatal, berair, dan mengantuk! Berikut ini adalah tips agar mata Anda selalu sehat:
* Istirahatkan mata Anda
Jika mata Anda terasa lelah, pejamkan sejenak. Jangan dikucek-kucek, lebih baik kerjap-kerjapkan. Ini menurunkan ketegangan mata Anda. Bila Anda terlalu lama melihat dalam jarak yang dekat, alihkan pandangan Anda ke arah yang jauh. Relaksasikan kerja mata Anda. Lakukan ini secara periodik, misal selama lima menit setiap 30 menit.
* Lepaskan kacamata bila tak diperlukan
Bila Anda tak perlu menggunakan kacamata, tanggalkan saja. Kacamata juga bisa membuat mata Anda lelah. Turunkan ketegangan dengan membiarkan mata Anda melihat bebas. Namun, segera kenakan kacamata Anda bila merasa harus mengenakannya. Jangan paksa mata Anda melihat tanpa bantuan kacamata Anda.
* Istirahatkan diri Anda
Bila Anda bekerja terus-menerus di belakang meja, di depan layar komputer, atau harus mengamati benda-benda kecil, istirahatkan diri Anda setiap 30 menit. Misal, berjalan-jalanlah ke sekitar ruangan, melihatlah ke luar jendela, atau memandang ke kejauhan. Ketegangan pikiran membuat mata Anda juga tegang. Mengistirahatkan pikiran bisa menurunkan ketegangan mata Anda.
* Bekerja dengan penerangan yang cukup
Bekerjalah dengan cahaya yang cukup. Jangan terlalu gelap atau redup. Jangan pula terlalu terang. Usahakan agar mata Anda tidak bekerja terlalu keras, karena gangguan pencahayaan yang redup atau menyilaukan.
* Kurangi jam nonton tv
Bila Anda gemar menonton tv, coba kurangi jam tonton tv Anda. Anda bisa menyiasatinya dengan tidak menonton klip-klip iklan di sela-sela acara. Bila Anda bisa mengikuti siaran tv tanpa harus menontonnya, misal acara musik, berita. Dengarkan saja tanpa harus menontonnya secara langsung.
* Kenakan kacamata pelindung
Bila Anda harus bekerja di bawah terik matahari, kenakan kacamata pelindung sinar ultra violet. Jangan hanya memilih demi gaya dan mode, namun pilih yang benar-benar bisa melindungi mata Anda dari sinar ultra violet. Bila Anda harus bekerja di pengelasan, kenakan kacamata pelindung dari percikan api. Cahaya terang dari proses pengelasan bisa membuat mata Anda sakit.
* Periksakan mata secara periodik
Idealnya, setiap setahun sekali, periksakan mata Anda. Bila Anda mengenakan kacamata, Anda perlu memeriksakan apakah sudah waktunya Anda untuk menyesuaikan kacamata Anda. Mintalah cairan penyegar mata dari dokter Anda dan gunakan itu secara teratur untuk mengatasi kelelahan mata Anda.
* Konsumsi makanan bergizi
Perbanyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A seperti buah dan sayuran, wortel misalnya. Mengkonsumsi makanan sereal (biji gandum) dan mengurangi garam serta gula juga membantu kualitas penglihatan Anda. Makanan yang banyak mengandung gula dan garam bisa menyebabkan pembengkakan lensa mata bagian dalam, apalagi bagi mereka yang mengalami gangguan penglihatan jarak jauh.
Ingat, mata yang sehat akan sangat menunjang aktivitas Anda sehari-hari. Penglihatan yang jelas dan tajam membantu Anda menyelesaikan pekerjaan, terlebih Anda yang berprofesi sebagai penulis, akunting, administrasi, dll. Lagipula mata adalah jendela hati bukan? Selamat menjaga kesehatan mata...!
* Istirahatkan mata Anda
Jika mata Anda terasa lelah, pejamkan sejenak. Jangan dikucek-kucek, lebih baik kerjap-kerjapkan. Ini menurunkan ketegangan mata Anda. Bila Anda terlalu lama melihat dalam jarak yang dekat, alihkan pandangan Anda ke arah yang jauh. Relaksasikan kerja mata Anda. Lakukan ini secara periodik, misal selama lima menit setiap 30 menit.
* Lepaskan kacamata bila tak diperlukan
Bila Anda tak perlu menggunakan kacamata, tanggalkan saja. Kacamata juga bisa membuat mata Anda lelah. Turunkan ketegangan dengan membiarkan mata Anda melihat bebas. Namun, segera kenakan kacamata Anda bila merasa harus mengenakannya. Jangan paksa mata Anda melihat tanpa bantuan kacamata Anda.
* Istirahatkan diri Anda
Bila Anda bekerja terus-menerus di belakang meja, di depan layar komputer, atau harus mengamati benda-benda kecil, istirahatkan diri Anda setiap 30 menit. Misal, berjalan-jalanlah ke sekitar ruangan, melihatlah ke luar jendela, atau memandang ke kejauhan. Ketegangan pikiran membuat mata Anda juga tegang. Mengistirahatkan pikiran bisa menurunkan ketegangan mata Anda.
* Bekerja dengan penerangan yang cukup
Bekerjalah dengan cahaya yang cukup. Jangan terlalu gelap atau redup. Jangan pula terlalu terang. Usahakan agar mata Anda tidak bekerja terlalu keras, karena gangguan pencahayaan yang redup atau menyilaukan.
* Kurangi jam nonton tv
Bila Anda gemar menonton tv, coba kurangi jam tonton tv Anda. Anda bisa menyiasatinya dengan tidak menonton klip-klip iklan di sela-sela acara. Bila Anda bisa mengikuti siaran tv tanpa harus menontonnya, misal acara musik, berita. Dengarkan saja tanpa harus menontonnya secara langsung.
* Kenakan kacamata pelindung
Bila Anda harus bekerja di bawah terik matahari, kenakan kacamata pelindung sinar ultra violet. Jangan hanya memilih demi gaya dan mode, namun pilih yang benar-benar bisa melindungi mata Anda dari sinar ultra violet. Bila Anda harus bekerja di pengelasan, kenakan kacamata pelindung dari percikan api. Cahaya terang dari proses pengelasan bisa membuat mata Anda sakit.
* Periksakan mata secara periodik
Idealnya, setiap setahun sekali, periksakan mata Anda. Bila Anda mengenakan kacamata, Anda perlu memeriksakan apakah sudah waktunya Anda untuk menyesuaikan kacamata Anda. Mintalah cairan penyegar mata dari dokter Anda dan gunakan itu secara teratur untuk mengatasi kelelahan mata Anda.
* Konsumsi makanan bergizi
Perbanyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin A seperti buah dan sayuran, wortel misalnya. Mengkonsumsi makanan sereal (biji gandum) dan mengurangi garam serta gula juga membantu kualitas penglihatan Anda. Makanan yang banyak mengandung gula dan garam bisa menyebabkan pembengkakan lensa mata bagian dalam, apalagi bagi mereka yang mengalami gangguan penglihatan jarak jauh.
Ingat, mata yang sehat akan sangat menunjang aktivitas Anda sehari-hari. Penglihatan yang jelas dan tajam membantu Anda menyelesaikan pekerjaan, terlebih Anda yang berprofesi sebagai penulis, akunting, administrasi, dll. Lagipula mata adalah jendela hati bukan? Selamat menjaga kesehatan mata...!
Langganan:
Postingan (Atom)